Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerja di Provinsi Riau, Rabu (1/3/2020). Dalam kunjungan kerjanya, Kepala Negara diagendakan untuk meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 yang berada di Pulau Galang.
Berdasarkan Keterangan Biro Pers dan Media Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekira pukul 10.00 WIB untuk menuju Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Dari Hang Nadim, Jokowi langsung bergerak menuju lokasi RS Darurat di Pulau Galang, Kelurahan Sei Jantung, Kecamatan Galang, Kota Batam.
Selepas kunjungan tersebut, Jokowi dan rombongan diagendakan untuk kembali menuju Jakarta dan tiba pada sore hari.
Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penyiapan rumah sakit yang dilakukan di Pulau Galang serupa dengan Wisma Atlet yang kini disulap menjadi RS Darurat Covid-19.
"Sedikit tentang Pulau Galang, hampir sama komponen pekerjaannya. Jadi Pulau Galang itu kita merehab rumah sakit Vietnam dulu. Sekarang sudah sampai 80 persen," ujarnya.
Basuki menjelaskan pembangunan yang dilakukan di sana meliputi area observasi dan isolasi. Tahap pertama yang akan beroperasi pada 28 Maret ini, ada 400 tempat tidur untuk observasi dan 50 untuk yang isolasi.
Listrik dan ketersediaan air bersih dipastikan oleh Basuki sudah beres dikerjakan. Jadi diyakini pembangunannya akan rampung seperti yang diharapkan. Dia juga menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi secara langsung RS Pulau Galang pada 28 Maret nanti.
Baca Juga: Ironis, Warga Hadang Ambulans dan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona
"Listrik sudah masuk. Air dari embung Pulau Galang sudah masuk. Jadi (instalasi pengolahan air bersih) IPA sudah 100%. Jadi Insyaallah nanti tanggal 28 ditinjau oleh Bapak Presiden, kita sudah siap," tambahnya.
Sebagai informasi, rumah sakit untuk penanganan corona ini mulai dibangun sejak Minggu 8 Maret. Jokowi mengatakan persiapan rumah sakit tersebut akan selesai pekan depan.
"Dan untuk (rumah sakit) Pulau Galang akan selesai dibangun pada Sabtu (28/3/2020)," kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/3/2020) lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK