Suara.com - Sebanyak empat orang tewas seusai menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/4/2020) dini hari. Saat itu, ke empat orang itu tengah menggelar pesta miras di sekitar SPBU Mangunjaya, Tambun.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kejadian ini dilaporkan pada pukul 05.30 WIB. Keempat korban yakni Kamaludin, Andi Wiastanto, Nursan dan Muhammad Amin.
"Betul telah terjadi korban MD (meninggal dunia) karena miras oplosan dan dilaporkan ke Siaga Ops Polda Metro hari Sabtu, 4 April 2020 jam 05.30 WIB," kata saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).
Berdasarkan keterangan warga, keempat korban membeli miras oplosan dan menenggak secara bersama-sama di lokasi kejadian, Jumat (3/4/2020) malam. Adapun miras yang ditenggak berupa oplosan jenis gingseng.
"Menurut keterangan para saksi, para korban itu membeli miras oplosan jenis ginseng dan meminum secara bersama-sama," sambung Yusri.
Yusri menambahkan, keempat korban lantas kembali ke kediaman masing-masing seusai pesta miras rampung. Tak lama berselang, keempat korban mengalami muntah-muntah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
"Para korban mengalami pusing dan muntah-muntah sehingga dibawa ke rumah sakit oleh keluarga masing-masing," papar Yusri.
"Kemudian diketahui korban Kamaludin dan Andi meninggal dunia pada hari Jumat 3 April sekitar Jam 20.00 WIB Di RSUD Kabupaten Bekasi dan disusul korban Muhammad Amin jam 20.45 WIB di RS. Kartika Husada. Terakhir korban Nursan MD jam 23.30 WIB di RSUD Kabupaten Bekasi," tutup Yusri.
Kekinian, kasus tersebut ditangani oleh Polsek Tambun guna ditelisik lebih jauh.
Baca Juga: Pesta Miras Oplosan di Pesta Pernikahan, Agus Salim dan Rekan Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas