Suara.com - Sejumlah penumpang transportasi umum khususnya Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line masih terlihat mengacuhkan perintah untuk wajib menggunakan masker guna mencegah penyebaran virus Corona jenis baru COVID-19.
Hal itu seperti dilihat langsung oleh Suara.com di Stasiun Manggarai, Jakarta pada Rabu (8/4/2020).
Tampak para penumpang KRL masih ada yang tak menggunakan masker baik saat masuk ke dalam stasiun mau pun saat menaiki kereta.
Para petugas yang berjaga di area stasiun pun tak terlihat mengingatkan para penumpang yang menggunakan masker tersebut.
Kendati begitu, terdengar dari pengeras suara di stasiun terkait adanya sesekali imbauan untuk menggunakan masker sesuai dengan perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menekan penyebaran virus Corona.
"Untuk para pengguna KRL diingatkan kembali sesuai anjuran Gubernur DKI Jakarta agar para pengguna menggunakan masker. Terhitung tanggal 12 April diwajibkan menggunakan masker di area stasiun dan di dalam KRL," ucap petugas dari pengeras suara.
Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta operator transportasi umum untuk mewajibkan penumpang menggunakan masker saat berada di sarana transportasi.
"Bila tanpa Masker maka tidak diizinkan untuk naik kendaraan umum," tulis Anies dalam Memo tersebut yang dikutip Suara.com, Minggu (5/4/2020).
Anies pun juga meminta untuk operator mensosialisasikan secara masif kepada penumpang di prasarana transportasi mulai dari halte, stasiun dan terminal.
Baca Juga: Waria Dibakar Hidup-hidup di Cilincing, Polisi Ciduk 3 Pelaku
Berita Terkait
-
Tak Bermasker Penumpang Akan Dilarang Masuk dan Diusir dari KRL
-
Ogah Pakai Masker, Pemkab Purwakarta Ancam Potong Tunjangan PNS
-
Menkes Restui PSBB Anies, Akses Kendaraan di Jakarta Tetap Tak Dibatasi
-
Menkes Terawan Sudah Teken Kebijakan PSBB: Monggo Pak Anies Diatur
-
Menkes Terawan Setujui PSBB Corona di Jakarta, Anak Buah Anies Membantah
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu