Suara.com - Beredar video melalui media sosial Facebook seorang pedagang sengaja meludahi makanan yang sedang ia bungkus. Aksi meludahi makanan tersebut disebut sebagai jihad corona.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook 'I Hate NDTV'. Dalam video terlihat seorang pria sedang membungkus makanan, ia meludahi makanan tersebut secara diam-diam sembari memperhatikan sekitar.
Berikut isi narasi unggahan tersebut:
"Corona jihad: This guy is spitting into the food he's packing for you".
Benarkah klaim unggahan tersebut?
Penjelasan
Dari penelurusan Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Rabu (8/4/2020), video tersebut tidak terkait dengan video corona. Video serupa pertama kali diunggah di akun YouTube pada 26 April 2019, sebelum virus corona merebak.
Video tersebut diunggah oleh akun YouTube Yusuf Studio dengan judul video 'Viral! Menjijikkan Cara Kedai Mamak Bungkus Papadem'.
Melansir dari thequint.com, artikel tersebut merujuk ke laman feedne.com.my dengan artikel berjudul 'Watch: Mamak Staff Blows Air and Saliva into Papadum Bags, Enrages Netizens (Simak: Staf Mamak Meniupkan Udara dan Air Liur ke Dalam Bungkus Papadum, Memicu Amarah Netizen)'. Artikel tersebut terbit pada 1 Mei 2019.
Baca Juga: Tak Patuhi Seruan Anies, Masih Banyak Pengguna KRL Bandel Tak Pakai Masker
Dengan temuan video dan artikel tersebut, maka dapat dipastikan video yang baru-baru ii diunggah kembali itu tidak ada kaitannya dengan virus corona.
Kesimpulan
Dari fakta yang berhasil dikumpulkan, video tersebut tidak benar. Video tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Update: Pasien RSD Wisma Atlet Capai 527 Orang, 318 Positif Corona
-
Update WNI di Luar Negeri Positif Corona Capai 302 Orang
-
Dilarang Naik Kereta Api Tanpa Pakai Masker di Bandung
-
Dikira Tidur, Pria Tewas di Kursi Depan SMP Bikin Geger Warga Padang
-
Kenakan Pakaian Menyelam Saat Belanja, Warganet : Warga Bikini Bottom
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan