Suara.com - Beberapa penumpang Kereta Rel Listrik di Stasiun Tanah Abang Jakarta terpaksa diturunkan petugas karena tidak mengenakan masker.
Melansir dari video yang diunggah oleh akun Instagram jakarta.terkini para Jumat (9/4/2020), terdapat seorang perempuan dan laki-laki bersama seorang anak kecil diminta turun dari kereta karena tidak mengenakan masker.
Dalam video tersebut, ketiganya telah duduk di kursi penumpang, lalu tak lama kemudian sejumlah petugas keamanan kereta menghampiri mereka dan meminta untuk keluar dari kereta.
Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada hari ini (10/4/2020) untuk mencegah penularan virus corona.
PT Kereta Commuter Indonesia ( KCI) turut mewajibkan penumpang KRL Commuter Line untuk memakai masker mulai 12 April 2020. Mereka yang tidak mengenakan masker dilarang memasuki area stasiun ataupun menaiki Kereta Rel Listrik (KRL). Kebijakan itu diberlakukan mengikuti Seruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan virus Corona Covid-19.
Video yang diambil di sebuah KRL di Stasiun Tanah Abang ini pun langsung diserbu berbagai komentar warganet.
Chand_lesmana berkomentar, "Alangkah baiknya, ketika pemerintah mewajibkan, maka di sana pemerintah hadir dengan pembagian masker gratis".
Warganet mr.zukei juga menuliskan hal senada, "Kenapa enggak dikasih masker aja, Pak?"
Sementara, akun galih_tan*** menulis, "Kata pak Jokowi ada 50 juta masker, coba tanya ke beliau."
Baca Juga: Pengawasan Pelaksanaan PSBB Hari Pertama
Selain itu, ada pula yang turut menyalahkan penumpang yang tak mengenakan masker tersebut.
"Kan sudah dibilangin sejak kemarin, harus pakai masker, gimana sih nih orang-orang," tulis yarmoko****.
Berita Terkait
-
PSBB Jakarta Dimulai Jumat Hari Ini, Begini Pesan Presiden Jokowi
-
LIVE STREAMING: Suasana Hari Pertama Penerapan PSBB di DKI Jakarta
-
Jangan Berkelompok, Warga DKI Boleh Olahraga di Sekitar Rumah Selama PSBB
-
Jakarta PSBB, Polisi Dirikan 33 Pos Awasi Kendaraan Masuk DKI
-
Tak Pakai Masker dan Bawa Muatan Lebih, Kendaraan Dilarang Masuk Jakarta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?