Suara.com - Sebanyak enam orang warga Padang, Sumatera Barat dari dua keluarga terkonfirmasi positif corona virus disease (COVID-19). Sehingga hingga saat ini jumlah pasien positif menjadi 25 orang.
Dua positif yang berada di Padang Barat berada di Kelurahan Purus yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif sebelumnya.
"Dua keluarga tersebut dua orang di Kecamatan Padang Barat dan empat orang di Kecamatan Kuranji, sampai sekarang total positif corona di Padang jadi 25 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani di Padang, Minggu (12/4/2020).
Sementara satu keluarga di Kuranji yang berada di Kelurahan Pasar Ambacang terdiri dari empat orang satu di antaranya memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan merupakan hasil penelusuran Dinas Kesehatan.
Dua orang dari anggota keluarga yang di Kuranji saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang dan dua lagi isolasi mandiri di rumah, ujarnya.
Ia menyampaikan hingga saat ini jumlah kecamatan di Padang yang masuk zona merah karena ada kasus positif menjadi tujuh yang berada di Kelurahan Andalas dua orang, Jati lima orang, Sawahan tiga orang, Kubu Marapalam satu orang, Gunung Pangilun satu orang, Lubuk Buaya satu orang, Ikur Koto satu orang, Kuranji satu orang.
Kemudian Anduring satu orang, Lubuk Lintah satu orang, Tanjung Saba Pitameh satu orang, Indarung satu orang dan Purus dua orang.
Menyikapi hal ini ia kembali mengingatkan masyarakat sekitar tidak perlu panik namun tetap waspada dan memakai masker keluar rumah.
"Tidak perlu pula takut lewat di depan rumah warga yang positif karena virus corona tidak menular lewat udara," kata dia.
Baca Juga: Keluarga Masih Diisolasi di RS, Pejabat di Tanjungpinang Meninggal Corona
Ia menjelaskan corona hidup di inangnya yaitu manusia, virus ada di dalam saluran pernafasan dalam cairan, ketika ada yang batuk maka tutup mulut dengan tisu atau sapu tangan.
Kemudian yang perlu dilakukan agar tidak tertular adalah melakukan pembatasan sosial untuk menghindari terkena droplet atau cairan dari mulut dari pasien yang positif.
"Jarak droplet itu paling kurang satu meter, jadi jarak aman dengan orang lain satu meter minimal," katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kota Padang hingga 12 April 2020 terdapat 2.978 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 269 orang tanpa gejala, 16 orang dalam pemantauan, 38 pasien dalam pengawasan, 25 positif, 4 meninggal, 11 negatif, 4 orang sembuh dan 2 orang menunggu hasil. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar