Suara.com - Tiga dari 16 tahanan di Rutan Polsek Bekasi Kota yang melarikan diri berhasil ditangkap oleh warga. Satu di antaranya sempat berlaga gila saat ditangkap hingga memancing emosi warga.
Berdasar video yang beredar di WhatsApp, seorang pria yang diduga salah satu dari tahanan Rutan Polsek Bekasi Kota yang melarikan diri itu terlihat berjalan tergopoh-gopoh dengan hanya mengenakan sarung di tengah guyuran hujan deras.
Beberapa warga tampak berupaya menangkap dan mengintrogasi pria yang diduga tahanan kabur tersebut.
Namun, saat ditanya warga, pria tersebut justru terlihat seperti pura-pura gila dan tampak tersenyum sendiri. Warga pun sempat terpancing emosi melihat tingkah pria tersebut.
"Kamu jangan pura-pura gila, nanti gua sumpel mulutnya nih. Mau disumpel mulutnya?!," ujar salah satu warga.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 16 tahanan melarikan diri dari Rutan Polsek Bekasi Kota pada Minggu (12/4/2020). Mereka melarikan diri saat melakukan kegiatan berjemur guna meningkatkan imunitas tubuh di tengah pendemi virus corona atau Covid-19.
Berdasar informasi yang diterima Suara.com, peristiwa tersebut bermula ketika salah satu petugas kepolisian di Polsek Bekasi Kota mengeluarkan para tahanan dari Rutan sekira pukul 09.00 WIB untuk melakukan kegiatan berjemur.
Sekitar pukul 10.00 WIB petugas kepolisian yang berjaga di lokasi pun kembali memasukkan para tahanan untuk dicek jumlah mereka seraya didokumentasikan kegiatan berjemur tersebut.
Setelah dicek dan dipastikan jumlahnya, para tahanan itu pun kembali berjemur sambil bernyanyi-nyanyi. Sementara, petugas kepolisian yang berjaga hanya mengunci pintu sel utama dan tanpa dijaga oleh petugas.
Baca Juga: Heboh! 16 Tahanan Polsek Bekasi Kota Kabur Saat Berjemur
Menjelang zuhur, tiba-tiba suara para tahanan yang tengah berjemur sambil bernyanyi-nyanyi itu tidak terdengar. Setelah dicek para tahanan yang berjumlah 16 orang itu ternyata telah kabur.
Berdasar informasi yang diterima, para tahanan itu melarikan diri sekira pukul 12.00 WIB. Mereka diduga melarikan diri dengan cara menjebol tralis besi yang biasa digunakan untuk membesuk dengan cara mengoyak-ngoyak jendela tralis.
Selanjutnya, para tahanan pun melarikan diri melewati ruang pelayanan SKCK Polsek Bekasi Kota menuju pintu kecil halaman belakang Polsek Bekasi Kota yang berbatasan dengan pemukin warga.
Adapun dari 16 tahanan yang melarikan diri, tiga diantaranya berhasil diamankan oleh warga.
Sementara itu, Suara.com dan beberapa awak media telah mencoba mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko. Hanya saja hingga berita ini ditayangkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan terkait peristiwa itu.
Berita Terkait
-
Heboh! 16 Tahanan Polsek Bekasi Kota Kabur Saat Berjemur
-
Tak Ada Lagi Jarak Aman, Penumpang KRL di Bekasi Masih Membludak
-
Semua Perusahaan di Bekasi Diminta Stop Beroperasi saat PSBB
-
Bakal Terapkan PSBB, Kota Bekasi Perpanjang Masa Belajar Dari Rumah
-
PSBB di Bogor, Depok dan Bekasi Diterapkan 14 Hari Mulai Rabu Besok
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora