Suara.com - Plt Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun meluruskan kabar Gubernur Papua Lukas Enembe yang berada ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta sejak Senin (13/4/2020).
Ridwan membantah adanya isu kalau Lukas terinfeksi virus Corona (Covid-19). Menurutnya, alasan Lukas terbang ke Jakarta untuk kontrol kesehatan atau check up.
Ia menerangkan Lukas harus berangkat pada malam hari dikarenakan menuntaskan sejumlah tugasnya terlebih dahulu.
“Karena beliau harus menyelesaikan surat-surat dan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, sehinga baru selesai pada malam hari,” kata Ridwan kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).
Lukas seharusnya menjalani cek kesehatan di Jakarta sejak sepekan lalu. Namun, Ridwan mengatakan dikarenakan ada peningkatan status tanggap darurat Covid-19 di Papua, Lukas lalu memutuskan untuk menunda keberangkatannya.
Ridwan juga menjelaskan Lukas beserta rombongan mesti menggunakan pesawat carteran karena tidak ada penerbangan regular pada Senin malam.
Lagipula Lukas sebagai kepala daerah diperkenankan untuk cek kesehatan rutin yang biayanya sudah disediakan.
Lukas berangkat ke Jakarta bersama dokter pribadi dan sembilan orang tambahan. Ridwan menegaskan informasi rombongan Lukas hingga berjumlah 38 orang itu tidak benar adanya.
Baca Juga: Dibebaskan Malah Berulah Lagi, Napi: Bingung Corona, Saya Gak Bisa Apa-apa
Berita Terkait
-
Kisah Keluarga Korban Corona: Saya Kehilangan Ibu pada Hari Ibu
-
Kematian Pasien Positif Corona di Jawa Timur Melonjak Jadi 41 Orang
-
Videonya Viral: Pasien Corona Tolak Diperiksa, Ngamuk dan Usir Tenaga Medis
-
Dirjen PAS: Cuma 12 Napi yang Berulah Lagi usai Dibebaskan karena Corona
-
Update Corona RI 14 April: ODP 139.137 Kasus, PDP Tembus 10.482 Orang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta