Suara.com - Nasib malang menimpa dua perempuan asal Mongolia yang tinggal di Malaysia. Keduanya dilecehkan oknum polisi saat terkena razia aturan lockdown.
Sementara itu, beredar video pemuda mengaku sebagai ketua Anarko Sindakalis. Namun pengakuan tersebut justru diragukan oleh warganet.
Berikut 7 berita populer yang dihimpun oleh Suara.com, Selasa (14/4/2020).
- Kena Razia, 2 Turis Asing Malah Diperkosa Oknum Polisi Dua Hari Dua Malam
Bukannya menjaga keamanan saat semua wilayah negaranya lockdown guna memutus mata rantai penyebaran wabah corona covid-19, oknum polisi di Malaysia justru memerkosa dua turis asing.
Seperti diberitakan Free Malaysia Today, Senin (13/4/2020), oknum polisi itu memerkosa dua perempuan asal Mongolia di sebuah hotel kawasan Petaling Jaya, selama tiga hari, yakni Jumat hingga Minggu malam (10-12/42020).
- Nia Ramadhani Dirampok saat Tiduran, Dua Ponsel Dirampas
Tim Pegasus dan Unit Tahbang Polres Jeneponto berhasil meringkus empat orang komplotan perampok yang merapok warga bernama Nia Ramadhani, di tengah pandemi virus corona covid-19.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo di Makassar, Selasa (14/4/2020), mengatakan, komplotan pelaku kejahatan jalanan ini meresahkan warga saat masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah karena adanya pandemi covid-19.
Baca Juga: Sebut Tak Memiliki Etika Publik, ICW Desak Jokowi Copot Stafsus Andi Taufan
- Video Orang Ngaku Ketua Anarko Sindikalis, Publik Ngakak karena Tahu Palsu
Aksi vandalisme yang menyeret nama kelompok anarko sindikalis belakangan membuat geger Kota Tangerang, Banten, seusai ditemukan coretan-coretan bernada protes atas kebijakan pemerintah.
Tak lama, aparat kepolisian meringkus lima orang pemuda yang dinilai telah menyebar kebencian dan meresahkan warga di tengah pandemi virus corona covid-19. Para pelaku diklaim sebagai anggota anarko sindikalis.
- Sentil Keras Ganjar Pranowo, Susi Pudjiastuti Bongkar Percakapan WA-nya
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat video yang diunggah ke akun Twitter @susipudjiastuti pada Selasa (14/4/2020). Di video itu, ada pula sindiran buat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ya, dalam video itu, Susi memang menyebut nama Ganjar Pranowo. Kata Susi Pudjiastuti, sekarang Ganjar cukup lama tidak memberinya olahan masakan ikan manyung yang pedas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah