Suara.com - Baru-baru ini umat muslim dihebohkan dengan adanya video tiga orang anak kecil yang memakai peci berlogo Nahdlatul Ulama (NU) mengucapkan selamat hari paskah.
Ucapan selamat hari paskah dalam video tersebut terinspirasi dari Puisi Paskah karya Gus Ulil Abshar Abdallah.
Sementara, video itu diunggah lewat channel YouTube bernama #BASTEL digitalart.
Namun, apakah benar video itu buatan NU? Apakah tiga orang anak kecil itu merupakan perwakilan resmi yang diutus oleh NU?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Makassar Terkini -- jaringan Suara.com, diperoleh fakta bahwa video yang telah beredar bebas di media sosial itu bukan buatan NU.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan bahwa pihaknya tidak pernah memproduksi video puisi ucapan Selamat Paskah untuk umat non-muslim.
Wakil Sekretaris PBNU Andi Najmi Fuadi mengatakan, seluruh struktural NU mengaku tidak pernah memproduksi video tersebut.
"Kepada warga NU saya ingin menyampaikan, saya pastikan itu tidak diproduksi oleh struktural NU di semua tingkatan," katanya seperti dikutip dari NU Online, Rabu (15/4/2020).
Baca Juga: CEK FAKTA: Anak Dipenjara 3 Bulan dan KJP Dicabut Jika Langgar PSBB?
Ia juga meminta agar warga NU tidak terprovokasi dan menanggapi video tersebut dengan kepala dingin.
"Harus menanggapi dengan suasana dingin," ujarnya.
Terkait logo, ia memastikan bahwa penggunaan logo NU di peci anak-anak tersebut dilakukan tanpa seizin pengurus NU.
KESIMPULAN
Dari pengakuan di atas maka dapat dipastikan bahwa video anak-anak yang mengucapkan selamat Hari Paskah tersebut bukan hasil produksi NU secara resmi. PBNU menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak pernah memproduksi konten tersebut.
Berita Terkait
-
Bikin Haru, Anak Driver Ojol ini Nangis Tak Mau Ditinggal Ayahnya Narik
-
Innalillahi, Berita Duka Dari Ulama Muda NU Gus Baha
-
Viral Video Penembakan di Poso, dari CCTV hingga Warga Sekitar
-
Viral Pria Mengais Tumpahan Susu Pakai Tangan, Berbagi dengan Anjing
-
Selama Pandemi Corona, Motor Warga Diolesi Cat Oleh Polisi, Apa Maksudnya?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian