Suara.com - Sebanyak 73 persen responden menilai, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sangat cepat dalam mengambil kebijakan dalam menanggulangi Virus Corona (Covid-19). Provinsi Jawa Tengah, dalam hal ini kabupaten dan kota, mendapai nilai paling tinggi, dengan skor 78.
Di urutan kedua, ada Provinsi Jatim dengan 68 persen, Pemprov DKI Jakarta 62 persen. Fakta ini diambil dari survei yang dilakukan Saiful Mujani Research Center (SMRC), yang mewawancarai 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengan, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
"Penilaian warga Jawa Tengah atas kecepatan pemerintah provinsi dalam menangani Covid-19 lebih tinggi dibandingkan penilaian warga lainnya," ujar Direktur SMRC, Sirojudin Abbas dalam siaran persnya, Jateng, Jumat, (17/4/2020).
Sebanyak 52 persen warga menilai Presiden Joko Widodo bergerak cepat dalam menangani pandemi, sementara 41 persen warga menilai lamban dan sisanya tidak memberikan penilaian.
Survei digelar melalui telepon secara acak pada 22 - 25 Maret 2020 dan 9 - 12 April 2020. Mereka yang disurvei adalah yang sudah berusia di atas 17 tahun.
Margin of error survei dengan random sampling kali ini adalah 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Pada survei tersebut juga mengemuka, provinsi yang paling lamban menangani Covid-19 adalah Banten dan Sulawesi Selatan 50 persen, serta Jawa Barat 49 persen.
Berita Terkait
-
47.588 Orang di Jakarta Jalani Rapid Test, 1.791 Positif Corona
-
Petugas Pemadam Kebakaran di AS Bantu Lansia Belanja Selama Pandemi Corona
-
Fakta Mahasiswa STT Bethel Terpapar Virus Corona
-
Gerak Swadaya, Warga Dusun Sedan Bagikan Masker ke Jamaah Sholat Jumat
-
Sterilkan Pasar, Ganjar Pranowo Bakal Kerahkan Motor Buatan Lokal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara