Suara.com - Pemerintah telah melucurkam program Kartu Prakerja, guna mengurangi dampak ekonomi warga akibat pandemi virus corona. Para pekerja seperti sopir ojek online (ojol) bisa mendapatkan kartu tersebut.
Pada prinsipnya, Kartu Prakerja ditujukan kepada para pencari kerja, pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pekerja yang ingin meningkatkan kompetensi.
Senada dengan hal itu, Ruangguru sebagai salah satu mitra pemerintah untuk program Kartu Prakerja, menawarkan sejumlah paket pelatihan online melalui situs resmi Skill Academy.
Salah satunya yakni, paket pelatihan online bagi ojol yang bisa diselesaikan dalam waktu sehari saja.
Dalam deskripsinya, pelatihan online Kartu Prakerja bagi ojol ini terdiri dari 6 kelas, dengan biaya 1 juta senilai insentif yang dialokasikan pemerintah.
"Pendapatan Anda sebagai ojol kurang? Dengan kelas-kelas singkat ini, Anda akan belajar keahlian-keahlian baru yang bermanfaat! Insentif pun menanti di akhir kelas," berikut keterangan paket tersebut, seperti dikutip Suara.com, Minggu (19/4/2020).
Adapun kelas-kelas yang ditawarkan paket pelatihan online untuk ojol ini meliputi:
1. Perencanaan keuangan untuk pekerja harian lepas (Rp 100 ribu)
2. Customer Service: Menguasai teknik pelayanan terbaik (Rp 200 ribu)
Baca Juga: Cinta Laura Unggah Foto di Kolam Renang, Warganet: Aku Pikir Angelina Jolie
3. Percakapan bahasa Inggir dasar dengan konsumen (Rp 100 ribu)
4. Teknik mengelola stress agar tetap produktif (Rp 200 ribu)
5. Manajemen waktu agar kerja lebih produktif (Rp 200 ribu)
6. Tenang di masa kritis, siapkan dana darurat dari sekarang (Rp 200 ribu).
Untuk diketahui, secara keseluruhan pemerintah memberikan insentif kepada pemegang kartu Prakerja senilai Rp 3.550.000. Insetif tersebut meliputi:
1. Bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta yang dapat digunakan untuk membeli aneka pelatihan di platform digital mitra.
Berita Terkait
-
Modal Rp 1 Juta, Ini 18 Pelatihan Online Ruangguru untuk Kartu Prakerja
-
Pilih Kasih Kebijakan Pertamina, Pengemudi Transportasi Umum Lain Menjerit
-
Curhat Warga, Ojol dan Taksi Online di Tengah Wabah Corona
-
Pria Paruh Baya Babak Belur di Gondomanan, Polisi Masih Dalami Kasus
-
Curhat Korban PHK yang Kesulitan Daftar Kartu Prakerja
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?