Suara.com - AR (42) seorang narapidana program asilimasi akibat Covid-19 terpaksa ditembak mati kepolisian lantaran aksinya yang kembali melakukan pencurian dengan kekerasan. Ia diketahui beraksi bersama JN, keduanya menodong penumpang angkutan umum atau angkot M15 pada Minggu (12/4/2020) malam.
Dari peristiwa tersebut, JN berhasil ditangkap tetapi AR berhasil lolos dari kejaran.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, AR baru diketahui keberadaannya di Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Sabtu (18/4/2020) malam.
"Hasil penyelidikan kami bahwa pelaku yang kami cari yang merupakan pelaku pencurian dan kekerasan tersebut berada di sekitar Jalan RE Martadinata. Kemudian kami melakukan penyergapan dan betul kami melihat tersangka baru turun dari mikrolet M15, kemudian kami lakukan pengejaran," ujar Budhi dalam keterangannya, Minggu (19/4/2020).
Namun saat hendak ditangkap, AR yang membawa senjata tajam kembali mencoba kabur dengan menyerang anggota polisi. Akibat dari perbuatannya, anggota polisi lain melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mati AR.
"Atas perbuatan tersangka kami menilai bahwa tindakan yang dilakukan tersangka ini membahayakan petugas baik jiwa maupun keselamatan petugas maka kami melakukan, kemudian kami melumpuhkan tersangka dan tersangka meninggal dunia di tempat," ujar Budhi.
Secara terpisah, Budhi kembali membenarkan kabar mengenai AR yang ditembak mati akibat melakukan perlawanan sebagaimana keterangan tertulis tersebut. Menurutnya, berdasarkan bukti yang ditemukan di dompet, AR diketahui keluar dari lapas pada 21 Februari 2020.
AR sendiri merupakan seorang residivus dalam kasus pencurian dengan kekerasan.
"Jadi dia residivis juga, ini yang meninggal tersangka AR, menjalani masa tahanan selama 2 tahun 6 bulan. Sebelumnya di LP Salemba, kemudian dipindah ke LP Bandung, dan dia menjalani masa asimilasi. Tadi kami menemukan barang bukti di dompet yang bersangkutan, ada surat asimilasi yang menunjukan bahwa dia baru keluar dari asimilasi," tutur Budhi.
Baca Juga: Usai Bebas karena Corona, Eks Napi Wanita di Malang Langsung Nikah
Sejauh ini kepolisian masih mendalami keterkaitan AR terhadap aksi pencurian dengan kekerasan lainnya. Apakah ia melakukan aksi tersebut hanya pada Minggu (12/4) bersama JN atau ada aksi lainnya.
"Kami masih melakukan pendalaman, apakah dia sebelumnya melakukan atau tidak, yang jelas kejadian yang dilaporkan pada kami adalah kejadian pada tanggal 12 April 2020," ujar Budhi.
Berita Terkait
-
Usai Bebas karena Corona, Eks Napi Wanita di Malang Langsung Nikah
-
Napi Bebas karena Corona Berulah, Lukai Polisi dan Wanita Pakai Celurit
-
Dor, Eks Napi Asimilasi Corona Ditembak Mati di Jakarta Utara
-
43 Napi di Sleman Dapat Asimilasi, Polres Sleman: Tidak Ada Tindak Kriminal
-
Aduh! Baru 2 Minggu Bebas Penjara karena Corona, Tekek Berulah Mencuri Lagi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular