Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas membahas laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Senin (20/4/2020) siang.
Sebelum rapat dimulai, Sekretaris Kabinet Pramono Anung melaporkan ihwal fitur baru yang menjadi sarana rapat terbatas antara presiden dengan jajarannya.
Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat terjadi gangguan saat rapat terbatas berlangsung. Untuk itu, Pramono berharap tidak ada hambatan saat rapat menggunakan aplikasi bernama CloudX Conference buatan Telkomsel.
"Perlu kami laporkan, aplikasi yang digunakan untuk video conference merupakan buatan anak negeri yaitu CloudX Telkomsel. Mudah-mudahan tidak ada gangguan," kata Pramono dalam siaran live di akun Instagram Sekretaris Kabinet, Senin siang.
Pramono mengungkapkan, sejumlah menteri mengalami kendala ketika harus menjalani rapat secara virtual. Alasannya, sambungan WIFI yang buruk di rumah masing-masing menteri.
"Karena bandwith yang menjadi persoalan adalah para menteri yang hadir di rumahnya wifinya kecil. Sekarang sudah kami maksimumkan mudah-mudahan hambatan dalam hal ini," katanya.
Berita Terkait
-
Wabah Corona, Jokowi ke Jajaran: Pastikan Stok Pangan Cukup hingga Ramadan
-
Jokowi Tekankan Pentingnya Uji Sampel dan Isolasi Pasien Corona
-
Mahfud MD Bela Perppu Corona Jokowi yang Digugat Amien Rais Dkk ke MK
-
Stafsus Jokowi Bagikan Masker Transparan Bagi Teman Disabilitas
-
Amien Rais Cs Gugat Perppu Corona Jokowi, DPR: Bagus, Tinggal MK Gimana
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?
-
Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin
-
Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur
-
Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya
-
Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti
-
AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis
-
Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia
-
MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar
-
AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat
-
Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla