Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Britania Raya telah mengumumkan rencana untuk memulai uji coba vaksin Virus Corona pada manusia. Uji coba itu akan dilakukan besok, Kamis (23/4/2020).
Menteri Kesehatan Britania atau Health Secretary Matt Hancock mengatakan pada Selasa (21/4/2020) bahwa vaksin untuk Covid-19 telah dikembangkan oleh para pakar kesehatan di Universitas Oxford dan Imperial College, Inggris.
"Kedua proyek ini mengalami kemajuan pesat. Saya mengatakan kepada pimpinan ilmuwan bahwa kami akan melakukan segala cara untuk memberi dukungan," ujar Matt Hancock dilansir dari ABC, Rabu (22/4/2020).
Ia mengatakan bahwa Kemenkes Britania Raya telah memberi dana tambahan untuk proyek uji coba vaksin ini sebesar 20 juta Poundsterling atau sekitar Rp 383 miliar.
Grup pakar kesehatan Oxford yang dipimpin Profesor Sarah Gilbert direncanakan untuk menguji vaksin Covid-19 pada manusia pekan ini. Apabila berhasil, Matt Hancock menyatakan Britania Raya akan langsung memproduksinya dalam jumlah besar.
"Dalam masa normal, untuk mencapai tahap ini akan memakan waktu bertahun-tahun, dan saya sangat bangga dengan pekerjaan yang telah dilakukan sejauh ini," imbuhnya.
"Pada saat yang sama, kami akan berinvestasi dalam kemampuan manufaktur. Jadi, jika salah satu dari vaksin ini bekerja dengan aman, maka kami bisa membuatnya tersedia untuk orang-orang se-Britania Raya secepat mungkin, secara manusiawi," tandasnya.
Merujuk data Worldometers, Rabu (22/4/2020), Britania Raya menjadi negara keenam dengan kasus infeksi Covid-19 tertinggi. Sejauh ini, Negeri Ratu Elizabeth II telah mencatatkan 129 ribu kasus dengan jumlah kematian mencapai 17 ribu jiwa.
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Baca Juga: Belva Mundur, Yunarto Wijaya: Tapi Proyek Jalan Terus?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional