Suara.com - Seorang pria membantai istrinya dan menembak mati delapan orang lainnya, termasuk saudara lelakinya, di sebuah kota di Lebanon pada Selasa, menurut sumber keamanan.
Dilansir dari Reuters sebagaimana dikutip Antara, Rabu (24/4) peristiwa itu menjadi penembakan massal tersadis di negara tersebut dalam beberapa tahun.
Sumber menyebutkan pihak berwenang berhasil membekuk si pelaku, yang berkeliaran setelah menghabisi sang istri dengan pisau dan kemudian mengamuk di Baakline, 45 km bagian selatan Ibu Kota Beirut.
Pelaku menggunakan senapan aksi pompa, kata sumber dan Kantor Berita Lebanon NNA. NNA melansir bahwa motif si pelaku masih belum diketahui.
Sumber keamanan mengatakan bahwa kejadian itu diduga "pembunuhan atas nama martabat keluarga" dan lima dari korban tewas merupakan warga Suriah, termasuk dua anak berusia 10 dan 15 tahun.
Penembakan itu terjadi di rumah yang sedang direnovasi.
Berita Terkait
-
Satu Keluarga Tenaga Medis Dibantai saat Tidur, Dibacok Berlumuran Berdarah
-
Ulang Tahun ke-94, Ratu Elizabeth Unggah Pesan Menyayat Hati untuk Kanada
-
Satu Keluarga Medis Dibantai, Bayi Ikut Dibacok dan 4 Berita Heboh Lainnya
-
Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan
-
Detik-detik Dokter Mengamuk Tembaki Warga yang Berkerumun Saat Corona
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Edi Purwanto Minta Logistik Gempa NTT Merata, Prioritaskan Bayi, Ibu Hamil dan Lansia
-
BI dan ASPI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, 8 Bank Resmi Jadi Penerbit
-
5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting
-
Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024
-
Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri
-
Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?