Suara.com - Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan memasuki bulan suci Ramadhan. Di tengah pandemi virus corona seperti sekarang ini, pasti akan banyak yang berbeda.
Termasuk ketika nanti menuju puncak berakhirnya bulan Ramadhan yakni Hari Raya Idul Fitri. Meski masih jauh, Menteri Agama (Hal Ehwal Agama) Malaysia sudah memberikan pernyataan mengenai Hari Raya Idul Fitri ini.
"Setelah berpuasa selama satu bulan, kita (umat muslim) wajib merayakan Hari Raya Aidilfitri pada hari pertama Syawal," buka Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri, dikutip dari Thestar.com.my.
"Kita harus makan dan kita harus melaksanakan sholat Hari Raya dengan cara yang kita anjurkan di bawah perintah kontrol gerakan (MCO),"
"Namun, cara kita memperingati itu mungkin tidak sama dengan perayaan meriah yang lebih banyak tentang tradisi,"
"Mungkin kita harus membatasi kunjungan satu sama lain selama Hari Raya Idul Fitri sementara kita berlatih menjaga jarak sosial,"
"Tapi kita bisa menunda perayaan meriah yang biasanya kita lakukan dengan open house dan sebagainya,"
"Mengenai apakah kita dapat menunda perayaan ke waktu lain karena MCO, kita dapat membahas kemungkinan ini di Dewan Fatwa Nasional setelah mendapatkan pandangan para ulama," katanya dalam sebuah wawancara pada Selasa, (22/20)
Sebelumnya, Menteri Senior Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan bahwa Malaysia mungkin menunda liburan perayaan Hari Raya Idul Fitri, seperti yang telah dilakukan Indonesia sehubungan dengan pandemi Covid-19.
Baca Juga: Lebanon Legalkan Bertani Ganja untuk Kebutuhan Medis
Indonesia sendiri, melalui Presiden Joko Widodo sudah melarang masyarakat untuk melakukan salah satu tradisi Idul Fitri yakni mudik lebaran. Larangan tersebut mulai diterapkan pada Jumat, 24 April 2020.
Dengan adanya larangan tersebut, membuat angkutan umum dan kendaraan pribadi tidak diizinkan untuk keluar zona merah Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili