Suara.com - Beredar foto hasil tangkapan layar yang memuat judul dari sebuah media online Indonesia Kompas.com dengan judul 'Gibran: Kata Bapak Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencalonkan Diri Menjadi Walikota'.
Foto tangkapan layar tersebut beredar di media sosial yang dibagikan oleh salah seorang pengguna Facebook.
Selain memuat judul 'Gibran: Kata Bapak Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencalonkan Diri Menjadi Walikota' lengkap dengan potret Gibran Rakabuming Raka, foto tersebut juga mencantumkan tanggal penerbitan berita yang ditulis pada Jumat (24/4/2020) pukul 11.46 WIB.
Selain itu, nama penulis juga disebutkan dengan mencantumkan kontributor Solo, Labib Zamani, dan editor Dony Aprian.
Penjelasan
Menurut hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, foto tangkapan layar berisi judul berita 'Gibran: Kata Bapak Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencalonkan Diri Menjadi Walikota' adalah klaim yang salah.
Foto judul artikel tersebut merupakan hasil dari suntingan atau editan seseorang.
Ketika ditelusuri, berita yang diunggah Kompas.com pada Jumat (24/4/2020) adalah sebuah artikel berjudul 'Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai'.
Kompas.com menyatakan tidak pernah menayangkan artikel dengan judul tersebut. Berikut adalah isi klarifikasi dari Kompas.com yang dimuat pada Minggu (26/4/2020).
Baca Juga: 10 WNI Jamaah Tabligh Ditahan oleh Kepolisian Mumbai
Hoaks, Berita Gibran Bilang “Kata Bapak, Pemimpin Itu Tak Perlu Pintar…
Berita Kompas.com berjudul “ Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai” diedit oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Judul dari berita yang tayang pada Jumat (24/4/2020) itu diganti menjadi “Gibran: Kata Bapak, Jadi Pemimpin Itu Tidak Perlu Pintar, Makanya Saya Akan Mencalonkan Diri Menjadi Walikota”.
Berita hasil edit alias hoaks itu beredar di beberapa grup WhatsApp. Kompas.com menyatakan foto dengan judul berita itu tidak pernah ditayangkan.
Berita dengan foto Gibran yang benar berjudul 'Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai'.
Isi berita adalah imbauan dari putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka kepada pemudik yang berada di perantauan untuk menahan diri agar tidak mudik terlebih dahulu. Hal tersebut seiring dengan adanya imbauan dari pemerintah terkait penyebaran Covid-19.
Berita Terkait
-
2 Bulan Wabah Corona, Polri Tangani 97 Kasus Hoaks COVID-19
-
CEK FAKTA: Benarkah Sejumlah Negara Buang Jenazah Pasien Corona ke Laut?
-
CEK FAKTA: Jokowi Bedakan Mudik & Pulang Kampung untuk Mengelabui Corona?
-
CEK FAKTA: Benarkah Pria Emosi Banting TV karena Wawancara Jokowi?
-
Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Jadi Calon Tunggal Wali Kota Solo dari PDIP
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Murka PDIP di Kasus Hogi Minaya Bikin Kapolres Sleman Minta Maaf Akui Salah Terapkan Pasal
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Usut Penghitungan Kerugian Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Gus Alex Lagi
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Hadiah Nikah Rp1,5 Juta Tak Perlu Lapor, Batas Kado Kantor Dihapus
-
Kepala BGN: Publik Berhak Awasi Menu MBG, Kritik Viral Justru Jadi Teguran
-
Viral Curhat Chiki Fawzi Gagal Jadi Petugas Haji, Kemenhaj Tegaskan Diklat PPIH Bukan Jaminan Lolos
-
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Madiun, Duit Puluhan Juta Rupiah Diamankan
-
Malam-Malam ke Jakarta, Mualem dan Emil Dardak Temui Seskab Teddy, Ada Apa?