Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga remaja pelaku tawuran dengan menggunakan senjata airsoft gun dan celurit. Senjata tajam berupa celurit itu sempat dibuang oleh salah satu pelaku di depan gerbang Tol Slipi I hingga viral di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S. Latuheru mengatakan, mulanya penemuan sajam berupa celurit itu sempat diberitakan sebagai upaya pembegalan yang gagal. Namun, Audie memastikan bahwa pembuang sajam celurit tersebut merupakan remaja pelaku tawuran.
"Ini kasus yang sempat diberitakan sebagai upaya begal yang gagal di pintu Tol Slipi, tapi sebenarnya ini adalah kasus tawuran," ujar Audie saat jumpa pers seperti dikutip dari Instagram Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (29/4/2020).
Audie menyebutkan ketiga pelaku tersebut yakni berinisial RVN (16), ADN (16) dan RMY (16). Remaja belasan tahun tersebut tergabung dalam geng motor Tanjung Duren 23.
Polisi pun telah menetapkan RVN dan ADN sebagai tersangka. Keduanya merupakan pemilik senjata airsoft gun dan celurit. Sementara, RMY berstatus sebagai saksi.
Lebih lanjut, Audie menyampaikan bahwa kekinian pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka. Termasuk mendalami darimana asal muasal kepemilikan senjata airsoft gun tersebut.
"Ini kita masih melakukan pendalaman dan sampai sekarang masih diperiksa tersangka," ungkap Audie.
Sebelumnya satu unit senjata tajam jenis celurit ditemukan petugas di gerbang tol Slipi, Jakarta Barat. Informasi yang beredar sajam tersebut diduga milik pelaku yang hendak melakukan aksi begal.
Penemuan sajam tersebut terekam dalam video amatir berdurasi 34 detik yang viral di media sosial. Terlihat anggota polisi tengah mengamankan sajam itu kedalam kantong plastik.
Baca Juga: Pamerkan Tersangka Korupsi Buat Efek Jera, KPK: Biar Mereka Gak Dadah-dadah
Atas perbuatannya, para tersangka pun dikenakan Pasal 1 ayat 1 dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951. Mereka terancam hukuman di atas 5 tahun kurungan penjara.
Berita Terkait
-
Tawuran di Masa PSBB, 29 Pemuda Tanggung Diamankan, Dua Terluka
-
Salut! Tobat Jadi Raja Jalanan, Geng Motor Bandung Ini Ikut Tangkap Begal
-
Kejar 1 Tahanan Kabur, Polisi Bentuk Tim Khusus
-
Alasan Hamil dan Corona, Polisi Tak Jadi Kurung Vanessa Angel di Penjara
-
Dor Perampok Toko Emas di Taman Sari, Polisi Sita 4 Senpi dan 3 Kg Emas
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden