Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyaksikan pengucapan janji Manahan Sitompul sebagai Hakim Konstitusi. Pengucapan janji tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/4/2020).
Sebelumnya Jokowi menyaksikan pengucapan sumpah jabatan oleh Muhammad Syarifuddin sebagai Ketua Mahkamah Agung terpilih periode 2020-2025.
Prosesi pengucapan sumpah jabatan tetap menerapakan protokol kesehatan yakni physical distancing dan penggunan masker bagi tamu yang hadir .
Tampak Jokowi mengenakan jas abu-abu dan masker hitam. Sementara Manahan mengenakan baju kebesaran Hakim Konstitusi dan masker motif berwarna merah hitam dan putih.
Pengangkatan Manahan sebagai Hakim Konstitusi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 42/P Tahun 2020 tentang Pengangkatan Kembali Hakim Konstitusi yang berasal dari MA.
"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya dengan sungguh-sungguh memenuhi kewajiban saya sebagai Hakim Konstitusi dengan sebaik baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," ujar Manahan saat pengucapan janji Hakim Konstitusi di depan Jokowi di Istana Negara Jakarta, Kamis (30/4/2020).
Setelah pengucapan sumpah jabatan, Jokowi dan Manahan menandatangi berita acara pengucapan janji hakim konstitusi.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Jokowi.
Jokowi tampak meletakannya kedua tangannya untuk memberikan salam kepada Manahan dan dilanjutkan pejabat lainnya seperti Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Baca Juga: Cerita Warga Bogor yang Mendapat Bantuan Langsung dari Presiden Jokowi
Untuk diketahui, masa jabatan Manahan sebagai Hakim Konstitusi seharusnya berakhir pada 28 April 2020.
Manahan mengucap sumpah sebagai Hakim Konstitusi Masa Jabatan 2015-2020 di hadapan Presiden Joko Widodo pada 28 April 2015 lalu.
Sebelum kembali diangkat menjadi Hakim Konstitusi, pria kelahiran Tarutung, 8 Desember 1953 ini dalah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin.
Karir Hakim dimulai sejak dilantik menjadi Hakim di PN Kabanjahe pada 1986 kemudian dipindahkan ke beberapa tempat di Sumatra Utara sambil menyelesaikan kuliah S2 nya. Pada 2005, Manahan diangkat sebagai Wakil Ketua PN Sragen.
Berita Terkait
-
Bacakan Sumpah Jabatan di Depan Jokowi, Syarifuddin Resmi Jadi Ketua MA
-
Aldi Taher Minta Bantuan Jokowi, Eks Istri Sirajuddin Mahmud Bersuara
-
5 Skema Pemerintah Bantu Pelaku Usaha Terdampak Wabah Corona
-
Jokowi Siapkan 5 Skema Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM, Apa Saja?
-
Ganjar Ditelepon Orang Mengaku Tape Obat Corona dan 4 Berita Populer Lain
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang