Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan mendadak dihebohkan dengan tagar #CidukSaidDidu. Warganet menggaungakan tagar tersebut di Twitter.
Dari hasil pantauan Suara.com, tagar #CidukSaidDidu merajai jajaran trending topic Twitter, Kamis (30/4/2020) pukul 21.30 WIB.
Tercatat ada lebih dari 14 ribu cuitan yang menuliskan tagar tersebut hingga mendominasi topic pencarian terpopuler Twitter.
Warganet ramai menggunakan tagar #CidukSaidDidu dalam cuitannya karena mengungkit pernyataan mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu mengenai Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP)
Seperti diketahui, Said Didu sempat membuat video di YouTube bertajuk "MSD: Luhut hanya pikirkan uang, uang, dan uang".
Imbas dari video itu, Jubir LBP Jodi Mahardi memberikan ultimatum kepada Said Didu untuk menyampaikan permohonan maaf.
Said Didu pun sempat mengirimkan surat klarifikasi kepada LBP mengenai pernyataannya yang sempat dinilai menyudutkan.
Namun dalam keterangannya, Jodi mengklaim LBP telah bersedia memproses Said Didu ke jalur hukum meski telah membaca surat tersebut, Rabu (8/4/2020).
Kekinian, tak sedikit warganet yang mengklaim, sudah mengetahui bahwa kasus tersebut telah diproses pihak kepolisian.
Baca Juga: Atta Halilintar Menginap di Rumah Aurel, Kekayaan Nikita Mirzani Terungkap
Salah satunya dicuitkan oleh politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean lewat akun @FerdinandHaean2.
"Akhirnya laporan polisi pun telah dilakukan. Kepentingan hukum pak Luhut diwakili oleh Kuasa Hukumnya yang membuat laporan kepolisian. Kita serahkan prosesnya kepada Penyidik yang tentu akan bekerja profesional. #CidukSaidDidu," cuitnya.
Klaim serupa juga disampaikan oleh Politikus Ruhut Sitompul. Ia pun turut menuliskan tagar #CidukSaidDidu untuk menyentil Said Didu.
"MulutMu HarimauMu kata yang tepat bagi yang menebar fitnah kepada orang yang tdk bersalah jangan kabur&buang badan, bertanggung jawablah apa yang diucapkan @msaid_didu kau bangga mengatakan manusia merdeka tapi kalau nanti terbukti bersalah kau menjadi terpidana. #CidukSaidDidu. Merdeka," tulis Ruhut.
Adapun warganet @pergusoID membagikan foto surat laporan polisi yang dibuat oleh seorang advokat pada 8 April 2020.
Advokat tersebut melaporkan Muhammad Said Didu atas pencemaran nama baik melalui media elektronik, penyebaran berita bohong dan penghinaan.
Berita Terkait
-
Sembuh dari Covid-19, Menhub Budi Karya: Pak Luhut Penyelamat Saya
-
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Kembali Aktif
-
Presiden Jokowi dan 3 Menterinya Dapat Rapor Merah soal Penanganan Covid-19
-
Ravio Patra Ditangkap Usai WA Diretas, Publik Serukan #BebaskanRavio
-
Kondisi Menhub Semakin Sehat, Luhut: Dalam Waktu Dekat Segera Aktif
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional