Suara.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut sebanyak 2.673 pabrik dan perkantoran di Jakarta diberikan peringatan dan teguran saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Doni mengatakan peringatan dan sanksi tersebut diberikan Pemprov DKI Jakarta karena tak patuh selama pemberlakuan PSBB.
"Dalam rangka memberikan peringatan teguran dan sanksi kepada sejumlah pihak yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI telah memberikan peringatan dan teguran kepada 2.673 pabrik dan industri termasuk perkantoran," ujar Doni usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi melalui video conference, Senin (4/5/2020).
Selain itu Pemprov DKI Jakarta kata Doni, juga memberikan sanksi yakni dengan menyegel sementara ratusan pabrik yang masih beroperasi selama PSBB.
"Kemudian juga telah menyegel sementara terhadap 168 pabrik," ucap dia.
Serupa dengan Pemprov DKI Jakarta, Provinsi Riau melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mengambil langkah hukum kepada pelanggar PSBB.
Langkah hukum tersebut disebut mendapat apresiasi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin.
"Gugus Tugas Provinsi Riau juga telah melakukan langkah hukum terhadap mereka yang melanggar UU No 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, beberapa masyarakat yang berkumpul dan tidak sesuai dengan ketentuan akhirnya diperiksa dan diproses untuk masuk ke pengadilan dan hal ini telah diapresiasi Jaksa Agung pada saat ratas," katanya.
Baca Juga: Begini Suasana Hari Pertama Penerapan PSBB di Gowa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak