News / Internasional
Selasa, 05 Mei 2020 | 04:47 WIB
Foto BBC

Hingga hari Senin (04/05)), hampir 19.000 orang meninggal dunia di kota New York karena Covid-19, menurut data Johns Hopkins University.

Di seluruh Amerika Serikat, jumlah infeksi lebih dari 1,1 juta jiwa dengan angka kematian lebih dari 67.000 orang, lebih banyak daripada negara manapun di dunia.

Lakukan sesuatu, jangan telantarkan"

Walikota New York City Bill de Blasio menyampaikan dalam konperensi pers bahwa ini merupakan situasi yang mengerikan dan tidak bisa diterima.

Rumah jenazah adalah perusahaan swasta. Mereka bertanggungjawab untuk memulasarakan jenazah dengan hormat, katanya.

Saya tak mengerti bagaimana mereka membiarkan ini terjadi, tambahnya.

Mengapa mereka tidak memberitahu pemerintah, atau ke kepolisian dan minta bantuan? Lakukan sesuatu, jangan telantarkan mayat-mayat itu.

Menurut hukum, rumah jenazah harus menyimpan mayat dalam kondisi aman untuk mencegah infeksi sebelum dimakamkan atau dikremasi.

Juru bicara kepolisian New York, Lt. John Grimpel, mengatakan kepada The Washington Post bahwa mereka tidak menindak perbuatan ini sebagai kriminalitas.

Baca Juga: Rumah Duka di New York Penuh, Puluhan Mayat Ditemukan di Dalam Truk

Namun John DiPietro, tetangga rumah jenazah itu mengatakan, Jika itu adalah jenazah ayah, ibu, adik atau kakak saya, saya akan sangat marah.

GEJALA dan PENANGANAN: Covid-19: Demam dan batuk kering terus menerus

TIPS TERLINDUNG DARI COVID-19: Dari cuci tangan sampai jaga jarak

PETA dan INFOGRAFIS: Gambaran pasien yang terinfeksi, meninggal dan sembuh di Indonesia dan dunia

VAKSIN: Seberapa cepat vaksin Covid-19 tersedia?

IKUTI LAPORAN KHUSUS TERKAIT VIRUS CORONA

Load More