- Warga Desa Turipinggir, Jombang menemukan mayat pria tanpa identitas dengan luka mencurigakan di sungai pada Minggu siang.
- Petugas kepolisian melakukan evakuasi dan membawa jasad tersebut ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan autopsi medis.
- Penyelidikan berlanjut untuk memastikan penyebab kematian korban yang diduga hanyut terbawa arus dari wilayah lain tersebut.
Suara.com - Warga Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di saluran sekunder Mrican Kanan. Saat ditemukan, jasad pria malang tersebut berada dalam posisi tertelungkup di aliran sungai dengan kondisi luka-luka yang mencurigakan.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengonfirmasi bahwa penemuan ini bermula dari laporan masyarakat yang melihat benda mencurigakan di sungai pada Minggu (12/4/2026) siang.
"Berdasarkan informasi dari masyarakat menemukan mayat laki-laki umur sekitar 30 tahun di daerah aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh ini. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di sungai," ujar Ardi kepada wartawan, Senin (13/4/2026).
Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka robek yang cukup dalam di bagian leher, yang diduga kuat akibat hantaman benda tajam.
Tak hanya itu, petugas juga menemukan luka lain di bagian pipi korban.
Guna memastikan penyebab kematian, jasad pria tanpa identitas itu telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi oleh tim medis profesional.
"Ada dugaan luka di lehernya dan di pipi. Ini sudah kami bawa ke rumah sakit di Jombang untuk dilaksanakan autopsi guna mengetahui secara pasti apakah korban mati secara wajar atau ada dugaan tindak pidana," jelas Ardi.
Diduga Hanyut
Hingga kini, identitas pria yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut masih menjadi teka-teki. Pasalnya, tidak ada satu pun warga di sekitar lokasi kejadian yang mengenali sosok korban.
Baca Juga: 7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
Mengingat aliran Sungai Mrican yang cukup panjang hingga menembus wilayah Kediri, muncul dugaan bahwa korban bukan merupakan warga Megaluh, melainkan hanyut terbawa arus.
"Warga di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) tidak mengenal yang bersangkutan. Bisa jadi dugaannya bukan warga Megaluh tapi terbawa arus sungai," ungkapnya.
Polisi menduga kematian korban tergolong baru, yakni belum genap 24 jam sebelum ditemukan.
Saat ini, tim penyidik tengah mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, memeriksa sejumlah saksi, dan menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Kediri untuk mengungkap apakah peristiwa ini murni kecelakaan atau aksi pembunuhan sadis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra