News / Internasional
Selasa, 21 April 2026 | 10:08 WIB
ilustrasi mayat dalam koper
Baca 10 detik
  • Warga menemukan sesosok mayat pria terbungkus kanvas di tebing Pulau Angsa, Kuala Selangor pada pukul 16.50 waktu setempat.
  • Hasil autopsi menunjukkan korban tewas akibat lemas setelah dijerat lehernya dan kini identitasnya masih dalam proses penyelidikan polisi.
  • Pihak kepolisian Kuala Selangor sedang menyelidiki kasus dugaan pembunuhan ini sesuai Pasal 302 Kanun Keseksaan yang berlaku saat ini.

Suara.com - Warga yang tengah memancing di Pulau Angsa, Jeram, Kuala Selangor, Malaysia dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terbungkus kain tebal dan diikat tali.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 16.50 waktu setempat dan membuat geger warga lokal.

Kondisi jasad yang sudah mengeluarkan bau menyengat ditemukan terdampar di tebing berbatu.

Polisi yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Kepolisian Daerah Kuala Selangor, Superintenden Azaharudin Tajudin, mengatakan pemeriksaan awal oleh tim forensik menunjukkan jasad telah dalam kondisi membusuk.

“Mayat kemudian dibawa ke Rumah Sakit Universitas Teknologi MARA (UiTM) Puncak Alam untuk proses autopsi,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dilansir dari Bernama.

Hasil autopsi yang dilakukan pada pagi hari mengungkap bahwa korban adalah seorang pria.

Polisi menyebut penyebab kematian diduga akibat lemas setelah dijerat di bagian leher.

“Identitas korban hingga kini belum dapat dipastikan. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Pasal 302 Kanun Keseksaan terkait dugaan pembunuhan,” kata Azaharudin.

Baca Juga: Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis

Sementara itu, video berdurasi 22 detik yang memperlihatkan penemuan jasad tersebut sempat viral di media sosial.

Rekaman itu memperlihatkan kondisi korban saat pertama kali ditemukan oleh warga.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi penyidik yang menangani perkara.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Load More