Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta jajarannya mengantisipasi dan memitigasi adanya kelangkaan pangan dunia di tengah pandemi Covid-19.
Ia kembali menyinggung adanya peringatan dari Organsiasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) terkait krisis pangan dunia.
"Saya sudah menyinggung beberapa kali mengenai peringatan dari FAO mengenai krisis pangan dunia. Oleh sebab itu, urusan yang berkaitan dengan musim kemarau harus kita harus hitung benar-benar," ujar Jokowi dalam rapat terbatas melalui video conference, Selasa (5/5/2020).
Kata Jokowi, berdasarkan prediksi BMKG 30 persen wilayah-wilayah di Indonesia mengalami musim kemarau.
"Karena berdasarkan prediksi dari BMKG 30 persen wilayah-wilayah yang masuk zona musim kedepan akan mengalami kemarau yang lebih kering dari biasanya.
Karena itu Jokowi meminta jajarannya mengkalkulasi kebutuhan bahan pangan untuk mengantisipasi kelangkaan pangan.
"Oleh sebab itu antisipasi mitigasi harus betul-betul di siapkan sehingga pekerjaan dan stabilitas harga bahan pangan tidak terganggu," katanya.
Berita Terkait
-
Galang Dana Wabah Corona, Jokowi Berterima Kasih ke Lord Didi Kempot
-
Sebelum Meninggal Dunia, Didi Kempot Sedang Garap Lagu Buat Jokowi
-
Didi Kempot Meninggal, Istana Kenang Video Conferencenya dengan Jokowi
-
KTT Nonblok, Jokowi: Dulu Lawan Imperialis, Kini Berjuang Ringankan Utang
-
Bahas Covid-19, Presiden Jokowi Ikuti KTT Gerakan Non Blok Secara Virtual
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor