Suara.com - Pesawat yang membawa pasokan bantuan untuk Covid-19 jatuh di kota Bardale, Somalia, Senin (4/5). Insiden ini menewaskan 6 orang.
Menteri Trasnportasi Somalia Mohamed Salad mengatakan enam korban meninggal tersebut merupakan pilot, kopilot, ahli penerbangan, pilot trainee, serta dua orang staf maskapai tersebut.
Perihal penyebab kecelakaan, Salad menyebut dirinya tidak ingin berspekuliasi. Pun pihaknya telah mengirim tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, yang rencananya akan tiba di tempat kejadian pada Selasa (5/5).
Melansir Reuters, seorang mantan menteri pertahanan Abdiarashid Abdullahi Mohamed telah mendapatkan informasi dari seorang saksi di lapangan, mengatakan pesawat tersebut nampaknya ditembak.
Berdasarkan yang diceritakan saksi, Abdiarashid menerangkan bahwa pesawat tersebut sempat berusaha mendarat, namun kembali naik karena ada beberapa hewan liar di lapangan udara.
Pesawat kemudian mencoba pendaratan kedua dan saat itu lah muncul serangan tembakan yang mengenai salah satu sayap pesawat.
Abdiarashid juga menunjukkan bangkai peswat yang terbakar, serta daftar nama ke enam penumpang yang tewas tersebut.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Somalia, pesawat tersebut merupakan milik maskapai African Airways yang tengah digunakan untuk mengangkut peralatan untuk penanganan wabah pandemi virus corona.
"Sebuah pesawat African (Rxpress) Airways dari Mogadishu terbang menuju Baidoa, dan kemudian melanjutkan penerbangan ke kota Bardale, di mana pesawat tersebut jatuh," kata agensi melalui situs web.
Baca Juga: Media Internasional Sebut Didi Kempot 'Penjaga Gawang Bahasa Jawa'
"Tidak jelas mengapa pesawat tersebut jatuh."
Kelompok pemberontak Somalia, Al Shabaab diketahui sering berada di daerah pesawat itu jatuh, meski kota Bardale dan lapangan udaranya dijaga oleh pasukan Somalia dan Ethiophia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat