Suara.com - Tidak hanya masyarakat Indonesia yang kehilangan sosok Didi Kempot, kabar meninggal sang penyanyi legendaris ini juga sampai ke Suriname. Media di sana pun turut mengabarkan.
Ada beberapa media di Suriname yang mengabarkan kematian Didi Kempot.
Majalah Suriname, Culturu.com memberitakan kematian Didi Kempot dalam artikel berjudul "Beroemde zanger Didi Kempot overleden" atau "Penyanyi terkenal Didi Kempot meninggal dunia". Tulisan itu diterbitkan pada Selasa (5/5/2020).
Culturu.com juga menjelaskan bahwa Didi Kempot sangat populer di Suriname.
Tercatat, sebanyak sepuluh pertunjukan telah digelar Didi Kempot di Suriname dalam 20 tahun terakhir. Semua tiket konser itu selalu terjual habis, menurut Culturu.com.
Konser terakhir Didi Kempot di Suriname digelar pada Oktober 2018. Selama pertunjukan terakhirnya, Kempot menerima penghargaan dari Presiden Desi Bouterse sebagai bentuk penghargaan atas cintanya pada Suriname.
"Dengan musiknya, Didi Kempot berkontribusi dalam memperkuat ikatan dan persaudaraan keturunan Indonesia dengan kelompok-kelompok lain dalam masyarakat majemuk Suriname," dikutip dari Culturu.com.
Media lain yang mengabarkan kabar duka Didi Kempot adalah dwtonline.com dalam tulisan "Didi Kempot overlijdt na hartaanval" atau "Didi Kempot Meninggal Dunia karena Serangan Jantung".
Dalam artikel tersebut, dwtonline.com mengutip pernyataan mantan penyiar Jurmic Partodongso.
Baca Juga: Ajak Ngobrol Atlet MMA yang Mualaf, Arie Untung : Kirain Orangnya Serem
"Kematiannya adalah kerugian besar!" ujar mantan penyiar Jurmic Partodongso.
Ia menambahkan, "Dia berkontribusi dalam melestarikan bahasa Jawa melalui lagu-lagunya. Saya tidak berpikir ada orang Suriname yang tidak mengenalnya."
Untuk diketahui, Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5/2020). Kabar tersebut seketika meninggalkan duka cita mendalam bagi penggemarnya.
Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini dinyatakan meninggal dunia pada Selasa pukul 07.45 WIB.
Didi Kempot dimakamkan di sebelah liang lahat atau pusara ibundanya di Sidowayah, Ngawi, Jawa Timur. Makam Didi Kempot juga di dekat makam sang kakak, Mamiek Prakosa.
Berita Terkait
-
5 Penyanyi yang Beruntung Pernah Kolaborasi Bareng Didi Kempot
-
Pernah Janji Ngaji Bareng, Gus Miftah: Saya Bersaksi Mas Didi Orang Baik
-
Mengenang Karier Didi Kempot, Dari Pengamen hingga Tersohor di Luar Negeri
-
Didi Kempot Dimakamkan Disebelah Makam Anak Pertamanya, Lintang
-
Mau Kirim Doa, Warganet Bingung Agama Didi Kempot
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor