Suara.com - Angka kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Timur mencapai 1.502 orang. Jumlah kasus tersebut melebihi provinsi Jawa Barat, yakni sebanyak 1.437 orang.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima suara.com per Minggu (10/5/202) sore ini, tercatat ada penambahan kasus positif baru sebanyak 83 orang di Jawa Timur. Sementara itu, tidak ada kasus positif baru yang ditemukan di wilayah Jawa Barat. Alhasil Jawa Timur pun tercatat untuk pertama kalinya mendahului Jawa Barat terkait jumlah kasus positif Covid-19.
Adapun, jumlah kasus positif terbanyak masih ditemukan di wilayah DKI Jakarta yakni sebanyak 5.190. Tercatat ada penambahan kasus positif baru sebanyak 134 dari sebelumnya.
Sebagaimana diketahui, secara akumulatif angka kasus positif virus corona baru Covid-19 yang terjadi di Indonesia terus bertambah. Total, hingga kekinian tercatat ada 14.032 orang yang dinyatakan positif Covid-19.
Berdasar data, setidaknya tercatat ada penambahan kasus baru sebanyak 387 orang per hari ini. Sebelumnya, data per Sabtu (9/4/2020) terdapat 13.645 pasien positif Covid-19.
Disisi lain, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 91 orang. Sehingga, total tercatat sebanyak 2.698 pasien telah dinyatakan sembuh.
Kemudian, angka kasus kematian akibat Covid-19 juga kembali bertambah. Tercatat, ada penambahan sebanyak 14 kasus kematian, total 973 pasien telah dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.
"Mari cermati angka ini, apakah kita telah melaksanakan dengan baik kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan tetap berada di rumah," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB, Minggu (10/5/2020).
Baca Juga: Diterjang Corona, Luhut Klaim Ekonomi RI Tetap Terbaik Nomor 3 di Asia
Berita Terkait
-
PSSB Jawa Barat, 4 Jalan Utama Cirebon Ditutup
-
10 Mei, Pasien PDP Corona Tembus 30.317 Orang, ODP 248.690
-
Sydney Longgarkan Lockdown Mulai 15 Mei, Izinkan Acara Pernikahan
-
Ceria Berkebaya, Pasien Sembuh Covid-19 Ratri Anindyajati Umumkan Lomba Ini
-
Ini Kuncinya Agar Anda Bisa Bertahan Hadapi Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi