Suara.com - Sejumlah pasien virus corona atau Covid-19 di Batam dinyatakan sembuh dari penyakit mematikan itu. Saking gembiranya, mereka bergoyang dan membuat video TikTok.
Video tersebut lantas viral dan mendapat banyak respon dari warganet. Seperti dalam unggahan @smart.gram pada Senin (11/5/2020).
Rekaman itu memperlihatkan sejumlah orang yang memakai baju pasien bergoyang sambil diiringi lagu khas di aplikasi berbagai video TikTok.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa pasien merayakan kesembuhan mereka dengan bergoyang. Mereka berjajar di sebuah koridor rumah sakit.
Kemudian sambil bergoyang pasien-pasien ini berjalan hingga keluar pintu.
Mereka pun terlihat kompak memperagakan goyangan yang hits di aplikasi TikTok tersebut. Raut wajahnya tampak wajah senang dan gembira usai dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Sekeliling mereka tampak beberapa petugas medis ikut berbahagia dan mendokumentasikan aksi para pasien ini bergoyang.
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian dalam video yang viral ini terjadi di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.
Seperti diberitakan Batamnews.co.id -- jaringan Suara.com, Kamis (7/5/2020), pemandangan berbeda ini terlihat saat lima pasien ini keluar dari ruang perawatan RSBP Batam. Tampak mereka berbaris memanjang.
Baca Juga: Panas dan Kejang Usai Melahirkan, Wanita Berstatus PDP di Serang Meninggal
Urutan paling depan terdiri dari para perawat, kemudian diikuti kelima pasien tersebut. Dengan diiringi lagu mereka semua bergoyang ala “tik tok” dipimpin oleh para perawat di depan mereka.
Dari pantauan batamnews, kelima pasien tersebut tampak bersemangat dan gembira sambil bergoyang meninggalkan ruang perawatan.
Kepala seksi ruang khusus Covid-19 RSBP Batam, Sudirman mengatakan pihaknya sengaja melakukan hal tersebut untuk menghilangkan beban pasien saat meninggalkan rumah sakit.
"Semalam kami sudah latihan, hanya satu hari saja," ujar Sudirman.
Adapun pasien yang dinyatakan sembuh yang dirawat di RSBP Batam yaitu Kurniawati, guru Sekolah Charitas Sukajadi.
Kemudian Tengku Komalasari, Evi Murni, Tuti Aryanti yang merupakan ASN Batam di Dinas Pemberdayaan Perempuan. Kemudian, Erwin Parlindungan yang merupakan anggota Polri Polsek Galang.
Berita Terkait
-
Kisruh Data Bansos, Kades: Pak Jokowi Kami Tak Mendata Sampai ke Alam Kubur
-
Mall Tutup Dua Bulan, Viral Potret Barang Bermerek Rusak akibat Jamur
-
Viral Foto Sepatu dan Tas Berjamur, Diduga Akibat Terlalu Lama Tak Dijamah
-
Viral Baku Hantam dengan Petugas PSBB, Pemuda Bogor Akhirnya Ditangkap
-
Ada yang Nggak Biasa Pada Foto Kelas Ini, Bisa Temukan Kejanggalannya?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?