Suara.com - Italia juga salah satu negara di Eropa yang terdampak oleh virus corona. Sebagai salah satu penanganan, sebuah bandara di Italia membuat helm canggih untuk mengukur.
Salah satu bandara, Aeroporti di Roma-Fiumicino yang berada Roma, Italia menggunakan teknologi pemindaian termal yang dirancang khusus seperti helm. Dengan helm tersebut langsung terlihat suhu tubuh orang-orang yang dilihat.
Menyadur dari VR Scout, Alat tersebut merupakan hasil karya perusahaan teknologi China, Kuang-Chi Technology dan disebut KC N901 Smart Helmet. Di helm tersebut dilengkapi dengan layar waveguide warna berukuran cukup lebar yang mampu mendeteksi suhu tubuh internal pada jarak sekitar 2-4 meter.
Pada layar helm tersebut menampilkan berbagai informasi suhu berdasarkan pada dua mode pengaturan. Mode pertama menampilkan pembacaan suhu secara individual dan mode kedua yang dapat membaca suhu pada kerumunan, sehingga dapat mendeteksi suhu banyak orang secara bersamaan.
Menurut pihak bandara Aeroporti di Roma-Fiumicino, saat ini ada tiga helm pintar N901 yang digunakan sebagai bagian dari keamanan bandara. Helm tersebut ditempatkan di tempat-tempat yang terdapat banyak orang.
Seperti yang diketahui, Italia telah mulai melonggarkan aturan lockdown sejak 4 Mei silam. Beberapa fasilitas umum kembali diizinkan untuk beroperasi seperti taman dan beberapa perusahaan.
Sebagian besar toko di pusat kota juga masih ditutup hingga 18 Mei 2020 mendatang. Termasuk bioskop, sekolah, dan universitas juga masih belum dibuka hingga saat ini.
Merujuk pada data Worldometers pada Selasa (12/05), jumlah kasus COVID-19 di Italia mencapai 219.814 kasus dengan kasus kematian mencapai 30.739. Sebanyak 106.587 pasien telah berhasil sembuh.
Baca Juga: Diculik Selama 18 Bulan di Kenya, Pekerja Kemanusiaan Asal Italia Bebas
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat
-
Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
-
Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia