Suara.com - Mantan anggota KPK, Bambang Widjojanto dibuat tercengang seusai mengetahui pelatihan memancing muncul sebagai salah satu program Prakerja.
Bambang Widjojanto bahkan mengaku hampir tercekat mendapati program pelatihan sedemikian rupa.
Iapun mempertanyakan maksud pelatihan memancing tersebut melalui akun Twitter pribadinya, @sosmedbw, Selasa (12/5/2020),
"Qta sunggung terusik dan nbahkan tersendak hingga nyaris tercekat. Ini program pelatihan mancing apa ya?" tanyanya, seperti dikutip Suara.com.
Bambang Widjojanto lantas menuliskan harapan, semoga pelitihan memancing yang dimaksud bertujuan baik bukan program memancing masalah.
"Semoga bukan mancing masalah apalagi mancing keributan. Tapi, apa mancing kesempatan di tengah kesempitan?," sambungnya.
Dikutip dari Hops.id --jaringan Suara.com, pelatihan memancing dalam program kartu prakerja tersebut mulanya diungkap oleh pemilik akun Twitter @wilsonsitotus.
Dalam unggahannya, Wilson menunjukkan bahwa program pelatihan itu bekerja sama dengan Tokopedia.
Untuk mengikuti pelatihan memancing, peserta dibanderol harga Rp 799 ribu yang meliputi biaya kurikulum dan jadwal kelas.
Baca Juga: Ribuan Buruh Pabrik Rokok Terima Uang THR Lebaran
Namun pelatihan tersebut dinilai tak masuk akal masuk dalam program prakerja. Apalagi, terapan jenjang kerja dan minat dari pencari kerja tidak banyak dalam program kartu prakerja.
"Pak @jokowi yang baik. Saya sudah kehabisan akal manakala mendapati ini," tulis @wilsonsitorus.
"Saya sangat jarang berkata lancung di timeline Pak @Jokowi bahkan punya kuota tiga kali setahun hanya untuk mengatakan tidak pandai. Tapi saya jengkel dan semakin jengkel menemukan pelatihan seperti ini," sambungnya.
Untuk diketahui, Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk para pencari kerja atau pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Pemerintah telah menganggarkan dana senilai Rp 20 triliun untuk biaya pelatihan dan insentif bagi sebanyak 5,6 juta penerima Kartu Prakerja.
Peserta yang lolos program tersebut akan mendapat insentif senilai total Rp 3,55 juta yang terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta dan insentif pascapelatihan senilai Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan. Kemudian, ada pula insentif setelah mengisi survei sebanyak tiga kali masing-masing sejumlah Rp 50.000.
Berita Terkait
-
GP Ansor: Setop Pelatihan Online Kartu Prakerja, Alihkan Dananya
-
Meski Jadi Polemik, Anggaran Kartu Prakerja Sudah Cair Rp 1,6 Triliun
-
Soal Kartu Prakerja, Fadli Zon: Uang Rakyat Hilang Percuma
-
Cucu Belajar Kerajinan Lewat YouTube, Susi Pudjiastuti: Ini Gratis Loh!
-
Moeldoko Minta LKPP dan BPKP Lakukan Pendampingan Kartu Prakerja
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!
-
Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK
-
MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan
-
Anies Baswedan Soroti Dampak AI pada Remaja: Tantangan Besar Buat Orang Tua dan Guru