Suara.com - Meski menjadi polemik, program Kartu Prakerja yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata masih jalan terus.
Bahkan, program yang kekinian dialihfungsikan untuk bantuan sosial (bansos) selama pandemi Virus Corona atau Covid-19 sudah cair Rp 1,6 triliun.
Hal tersebut dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
"Sampai 21 April yang sudah dicairkan mencapai Rp 1,6 triliun," kata Sri Mulyani.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan dari anggaran sebesar itu, sebanyak 456.265 peserta sudah menikmati transferan saldo yang dikirim pemerintah dengan masing-masing orang mendapatkan Rp 3,55 juta.
Lebih lanjut, Sri Mulyani menambahkan, dari 456.265 peserta merupakan hasil dari dua gelombang pendaftaran yang telah dilakukan oleh pemerintah, masing-masing 168.111 dan 288.154 peserta.
Hingga saat ini, kata Sri Mulyani, peserta yang sudah mendaftar Program Kartu Prakerja telah mencapai 9,4 juta orang. Namun, pemerintah hanya bisa menerima sekitar 5,6 juta peserta saja dengan anggaran mencapai Rp 20 triliun.
Berita Terkait
-
Anggaran Pas-pasan, Sri Mulyani Siapkan Lima Jurus Pembiayaan APBN 2020
-
Menteri PMK Sebut Warga 'Miskin Kagetan' Muncul saat PSBB, Apa Maksudnya?
-
Soal Kartu Prakerja, Fadli Zon: Uang Rakyat Hilang Percuma
-
Moeldoko Minta LKPP dan BPKP Lakukan Pendampingan Kartu Prakerja
-
Banyak Masalah, Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Program Kartu Prakerja
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
-
BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional
-
ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya
-
Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar
-
BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran
-
Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000
-
Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya
-
Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?
-
Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar
-
Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya