Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membagikan momen bersama cucunya Arman Hilmansyah saat mencoba belajar dari rumah secara gratis.
Ia menemani ketiga cucunya yang sedang belajar membuat kerajinan di dapur rumahnya sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Susi terlihat begitu bangga dengan hasil karya cucu dari anak pertamanya yang berhasil membuat dekorasi makanan dari buah apel.
"Selamat sore kawan-kawan, Arman cucu saya, rupanya diam-diam di dapur lagi bikin, look! lihat bikin angsa dari apel. sambil mengisi waktu nunggu buka puasa," kata Susi dalam video yang ia unggah di laman sosial medianya, Selasa (5/5/2020).
Susi juga mengatakan bahwa cucunya mempelajari pembuatan kerajinan tangan makanan dengan belajar dari internet sebagai sumbernya.
"Rupanya lihat di laptop dari YouTube, training untuk bikin handycraft dari apel, dan ini gratis loh cara belajarnya, hanya buka Youtube saja, ya!" kata Susi lagi.
Unggahan perempuan yang merupakan founder Susi Air ini pun mendapat perhatian dari publik Twitter.
Beberapa bahkan menyoroti kalimat Susi soal pembelajaran gratis dari Internet yang dianggap menyentil kebijakan Kartu Prakerja. Termasuk seniman Sudjiwo Tedjo yang me-retweet dan membalas unggahan Susi tersebut.
"Bisa belajar 'Gratis'-nya kok ditekankan banget, Bu Susi? Memang ada yang belajar online pakai bayar? Siapa penyelenggaranya?" tulis Sudjiwo Tedjo (5/5/2020).
Baca Juga: Transportasi Beroperasi Lagi, Pakar: Peluang Tertular Corona Makin Tinggi
Tak hanya itu, beberapa warganet juga berkomentar dengan menyinggung langsung program Kartu Prakerja.
"Enggak usah pakai Kartu Prakerja ya Bu, apalagi soal pelatihan mancing. Tanya Bu Susi aja," tulis seorang warganet.
Komentar ini pun mendapat perhatian dan balasan dari sang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan.
"Banyak nelayan mau ajarin," jawab Susi.
Susi juga menyetujui saran seorang warganet lainnya yang menimpali, "Seharusnya ada kebijakan ((gratis internet))".
Berita Terkait
-
Moeldoko Minta LKPP dan BPKP Lakukan Pendampingan Kartu Prakerja
-
Siap-Siap, Besok Kamu Bisa Belajar Bikin Konten Edukasi di Youtube
-
Dituduh Pro Khilafah, Susi Semprot Warganet: Tidak Masuk Akal dan Jahat
-
Youtube Ikat PewDiePie dengan Kontrak Eksklusif
-
Banyak Masalah, Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Program Kartu Prakerja
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG