Suara.com - Pemerintah Kota Wuhan tengah menyusun rencana untuk melakukan tes Covid-19 kepada seluruh penduduknya yang berjumlah 11 juta. Rencana tersebut muncul setelah ditemukannya kembali mencatatkan kasus positif Covid-19.
Menyadur dari BBC News, rencana tersebut masih dalam tahap awal. Semua distrik di Wuhan diminta untuk menyerahkan rincian tentang rencana bagaimana pengujian dapat dilakukan dalam waktu 10 hari.
Menurut laporan oleh The Paper, terdapat sebuah dokumen beredar luas yang menyebutkan rencana pengujian tersebut dan dinamai '10-day battle'. Dalam dokumen tersebut menyebutkan setiap distrik diminta untuk menyusun rencana pengujian 10 hari pada siang hari pada hari Selasa (12/05).
Setiap distrik bertanggung jawab untuk membuat rencana sendiri berdasarkan jumlah populasi mereka dan melaporkan apakah saat ini ada wabah aktif di kabupaten tersebut atau tidak.
Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa orang tua dan kawasan padat penduduk harus diprioritaskan.
Mengutip Global Times, beberapa pejabat kesehatan senior mengindikasikan bahwa pengujian tersebut akan menjadi tidak mungkin dan mahal.
Sedangkan Peng Zhiyong, direktur unit perawatan intensif Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, menyarankan pengujian tersebut lebih baik ditargetkan pada tenaga medis, orang-orang yang rentan, dan mereka yang memiliki kontak dekat dengan sebuah kasus.
Direktur Universitas Wuhan lainnya beranggapan bahwa sebagian besar populasi Wuhan (sekitar 3-5 juta) telah diuji, dan Wuhan 'mampu' menguji sisa sekitar 6-8 juta dalam periode 10 hari.
Di situs media sosial China, Weibo, orang-orang mengajukan pertanyaan tentang apakah program pengujian dalam jumlah besar dapat dilakukan hanya dalam hitungan hari.
Baca Juga: Terpopuler: Update Corona di Dunia 84% Sembuh, Wuhan Laporkan Kasus Baru
"Tidak mungkin menguji begitu banyak orang," tulis seorang menanggapi dan juga mempertanyakan berapa biayanya. Sedangkan beberapa orang menyarankan pengujian tersebut harus dilakukan sebelum Wuhan dibuka kembali 'sepenuhnya'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan