Suara.com - Basilika Santo Petrus dan gereja-gereja Katolik di Vatikan dibuka kembai pasca wabah corona di Italia.
Paus Fransiskus meresmikan pembukaan itu. Gereja kembali melayani misa publik untuk pertama kalinya dalam dua bulan setelah pembatasan untuk menahan penyebaran virus corona dicabut oleh Italia.
Pengumuman tersebut disampaikan Paus, Senin (18/5/2020) dalam misa pribadi di samping kapel di mana Santo Yohanes Paulus II dimakamkan, untuk memperingati 100 tahun kelahiran paus asal Polandia itu.
Pada Jumat pekan lalu, Basilika Santo Petrus telah disterilkan agar terbebas dari virus corona, yang kemudian terbuka untuk misa publik oleh para imam di sisi lain altar setelah Paus meninggalkan lokasi.
Papan-papan bertuliskan petunjuk dalam bahasa Inggris dan Italia menginformasikan pengunjung basilika agar menjaga jarak 1,5 meter, memakai masker, dan membersihkan tangan mereka.
Gereja-gereja di seluruh Italia mulai mengadakan misa dengan pedoman baru yang ketat, yang dibuat oleh para uskup dan pemerintah negara itu.
Umat diharuskan memakai masker. Para imam dapat memimpin sebagian besar misa tanpa masker, tetapi mereka harus mengenakannya, juga sarung tangan, ketika membagikan komuni. Komuni harus diberikan di tangan dan bukan di mulut.
Pada Minggu (17/5/2020), Paus Fransiskus mendesak Italia mematuhi norma-norma baru untuk saling menjaga kesehatan dan kesehatan masyarakat.
Tetapi, menurut seorang wartawan Italia di dalam basilika pada Senin pagi, setidaknya seorang imam di sebuah altar tidak mengenakan sarung tangan atau masker saat memberikan komuni.
Baca Juga: New Normal, Pegawai BUMN Wajib Masuk 25 Mei, Stafsus: Itu Hoaks
Secara teknis, Basilika Santo Petrus tetap terbuka selama masa penguncian Italia yang dimulai pada awal Maret, meskipun hanya untuk doa pribadi. Hanya sedikit orang yang masuk karena keamanan yang meningkat untuk menghindari pertemuan di alun-alun basilika.
Vatikan belum mengumumkan kapan Paus akan memimpin misa dari altar utama di hadapan publik. Sejak awal Maret, Paus telah menyelenggarakan misa di sebuah kapel di kediamannya, dan disiarkan langsung di internet atau di televisi.
Vatikan mengatakan bahwa ketika Basilika Santo Petrus terbuka untuk misa besar pada hari Minggu dan hari-hari suci, pemindai suhu tubuh akan digunakan untuk memeriksa suhu tubuh umat yang masuk ke dalam. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan
-
Diplomasi Hangat 2,5 Jam di Teuku Umar: Megawati dan Ramos-Horta Perkuat Persaudaraan RI-Timor Leste
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda
-
Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni