Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi tak terpuji seorang remaja perempuan yang dinilai melecehkan doa berbuka puasa ramadahan viral di media sosial, Senin, 18 Mei 2020.
Dalam video tersebut, remaja ini mengganti kalimat dalam doa buka puasa dengan kata tidak senonoh.
“Allahummalaka gandra** (berhubungan intim dalam bahasa daerah), wabika nyamanna gandra**, waalarizkika open BO ma,” ujar remaja wanita yang merekam dirinya sendiri dalam video itu seperti dikutip dari Terkini.id, Selasa (19/5/2020).
Seusai videonya tersebut viral dan menuai kecaman dari warganet, khususnya umat Islam, iapun meminta maaf.
Permintaan maaf tersebut disampaikannya lewat sebuah video yang kini juga tengah beredar di media sosial.
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas video saya yang tanpa maksud apa pun dan tanpa sepengetahuan saya telah viral,” ujarnya.
“Sekali lagi dengan rasa bersalah saya meminta maaf ke seluruh umat muslim di manapun berada,” sambungnya.
Iapun mengaku berjanji tidak mengulangi perbuatannya itu di kemudian hari.
“Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya di kemudian hari,” ucapnya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Depok 2 Mei 2020, Doa Buka Puasa Rasulullah
Belum diketahui pasti asal domisili remaja wanita tersebut. Namun, dari dialek bahasa yang ia ucapkan di dalam video, diduga remaja ini berasal dari Sulawesi Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Kasus Chromebook: Eks Dirjen PAUD Sebut Integritas Nadiem Sebagai Menteri Sangat Kuat
-
SKKL Rising 8 Mulai Digelar, Perkuat Jalur Digital IndonesiaSingapura Kapasitas 400 Tbps
-
Mendagri Dorong Percepatan Realisasi Pengembalian TKD bagi Pemda di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Minta RUU Pidana Mati Segera Dibahas DPR, Wamenkum Usul Metode Suntik dan Kursi Listrik
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
-
Gubernur Pramono: Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Ratusan Ribu Pekerja Terserap
-
Duit Pemerasan Bupati Pati Disetor Pakai Karung, Isinya Sampai Recehan Rp10 Ribu
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra