Suara.com - Beredar unggahan yang melampirkan potongan artikel berjudul "Wapres Tidak Masalah Konser Di Bulan Ramadhan Malah Anda Ikut Nonton & Ikut Berdonasi Pahalanya Melebihi Berpuasa".
Potongan berita itu diunggah oleh sebuah akun Facebook Putra Inka ke grup INDONESIAN BERSUARA dengan narasi keterangan foto sebagai berikut:
"Ini Menari Di Atas Luka Rakyat Mbah Amin Di Lockdown Rakyat Patuh,Rakyat Suruh Di Rumah Saja Rakyat Nurut,Di Suruh Ndak Mudik Rakyatpun Nurut,Di Suruh Ibadah Di Rumah Jg Nurut,Lha Ini Bertajuk Konser Tanggal 23 mei Tapi Sebenarnya Mereka Merayakan ULTAH PKI Yg ke 100.
Saya Mbah 7 turunan ndak Sudi Nonton Dan Berdonasi Di Konser PKI Ke 100."
Lantas benarkah Wapres Maruf Amin menyebut bahwa tak masalah mengadakan konser di bulan Ramadan, dan menyebut bahwa yang ikut menonton dan berdonasi pahalanya melebihi puasa?
Penjelasan
Berasarkan penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, klaim bahwa ada artikel berjudul "Wapres Tidak Masalah Konser Di Bulan Ramadhan Malah Anda Ikut Nonton & Ikut Berdonasi Pahalanya Melebihi Berpuasa" adalah klaim yang salah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gambar tangkapan layar artikel berita itu adalah hasil suntingan atau manipulasi.
Artikel yang sebenarnya adalah berjudul "Wapres Menyayangkan Khofifah Mengizinkan Salat Idulfitri Berjemaah di Masjid" yang dimuat di situs berita JPNN.com pada Senin, 18 Mei 2018.
Artikel tersebut berisi tentang permintaan Wakil Presiden Maruf Amin kepada semua kepala daerah agar memenuhi aturan dan imbauan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan di tempat ibadah.
Baca Juga: Puji Timnas Vietnam Bagus meski Liganya Kurang, Simon McMenemy Sentil PSSI
Termasuk pelaksanaan salat Idul Fitri pada 24 Mei mendatang.
Kesimpulan
Artikel yang memuat klaim Wakil Presiden Maruf Amin dengan judul "Wapres Tidak Masalah Konser Di Bulan Ramadhan Malah Anda Ikut Nonton & Ikut Berdonasi Pahalanya Melebihi Berpuasa" adalah klaim yang salah. Unggahan tersebut adalah hasil manipulasi yang masuk dalam kategori hoax.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah WHO Umumkan Pria Berpenis Besar Rentan Kena Covid-19?
-
CEK FAKTA: Benarkah Foto Jokowi Hadiri Konser Musik di Tengah Wabah Corona?
-
CEK FAKTA: Foto Jokowi Mau Jenius Seperti Saya Minum Ajinomoto, Benarkah?
-
LIVE STREAMING: Konser Virtual Berbagi Kasih Bersatu Melawan Corona
-
CEK FAKTA: Foto Bebas Naik Pesawat, 'Indonesia Terserah Lu Aja, Benarkah?
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar
-
May Day 2026 di DPR: Massa Diwarnai Ibu-Ibu Bawa Anak, Ikut Suarakan Nasib Lahan Tergusur
-
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh
-
Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan
-
Masa Depan Kalian di Dasar Laut! Iran Ancam 'Tendang' Militer AS dari Timur Tengah
-
Harga Mati! Iran Siap Perang Demi Pertahankan Teknologi Nuklir dan Rudal Canggih
-
Buruh Kompak di Era Prabowo, Jumhur Puji Peran Krusial Sufmi Dasco Ahmad
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green