Suara.com - Beredar informasi yang mengklaim penumpang pesawat asal Indonesia mengenakan masker dan pelindung wajah. Klaim itu dibuat oleh akun Twitter Bulan Kemenangan atau @pakaipeci.
Dalam postingannya, akun Twitter Bulan Kemenangan menunjukkan foto kabin pesawat yang penuh dengan penumpang. Mereka memakai masker dan pelindung wajah dari plastik.
Akun Twitter Bulan Kemenangan memberikan narasi sebagai berikut.
“Naik motor ga boleh boncengan
Naik mobil istri gak boleh disamping suami
Naik pesawat? Bebaaassss
INDONESIA terserah lu ajah.
Saatnya nakes #StayAtHome saja”
Cuitan itu diunggah pada Sabtu, 16 Mei 2020. Saat tangkapan layar diambil, postingan itu telah mendapat 1.900 likes dan 881 kali dibagikan.
Benarkah foto "Naik Pesawat Bebas" merupakan penumpang asal Indonesia?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (17/5/2020), klaim bahwa foto penumpang pesawat memakai pelindung wajah dan masker adalah foto penumpang pesawat Indonesia adalah klaim yang salah.
Foto penumpang pesawat yang diunggah oleh akun Twitter Bulan Kemenangan atau @pakaipeci bukanlah warga negara Indonesia.
Baca Juga: Hari Pertama PSBB Malang Raya, Puluhan Mobil Diusir
Aslinya, gambar tersebut adalah foto ketika warga India dievakuasi dari Singapura pada 10 Mei 2020.
Menteri Penerbangan Sipil India Hardeep Singh Puri melalui akun Twitter resminya pada 10 Mei 2020 pernah mengunggah foto tersebut.
Dalam foto terlihat para penumpang dari Singapura tujuan Mumbai mengenakan masker untuk mencegah corona. Seakan masker tak cukup aman, para penumpang dilengkapi juga dengan pelindung wajah.
Beberapa penumpang bahkan menambahnya lagi dengan memakai goggles atau kacamata pengaman. Seorang diduga petugas terlihat berdiri di lorong kabin, memakai baju hazmat dan penutup rambut.
Penerbangan dari Singapura ke Mumbai berlangsung selama lebih dari 5 jam. Puri menyebut kejadian ini sebagai "new normal" atau kebiasaan baru dalam penerbangan.
"Waktunya sebuah perubahan! Bukan adegan dari film blockbuster sci-fi tapi ini gambar penumpang dengan pelindung wajah di penerbangan Singapura-Mumbai yang mendarat sebelumnya hari ini. Langkah pencegahan adalah new normal. Perubahan ini akan bertahan terus," kata Puri, disadur Suara.com.
Berita Terkait
-
Indonesia Terserah Viral, Ini Ungkapan Kekecewaan Warganet Paling Menohok!
-
Diminta Pakai Masker, Pria Bentak dan Dorong Security Bank, Videonya Viral
-
Viral Pasar Penuh Sesak Jelang Lebaran saat PSBB, Publik: Kasihan Tim Medis
-
CEK FAKTA: Warga India Buang Patung ke Laut Tak Bisa Menolong dari Corona
-
Video Mobil Parkir di Bengkel Sekolah Bisa Gerak Sendiri, Ini Dia Faktanya
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!