Suara.com - Pasar dan pusat perbelanjaan ramai dengan pengunjung menjelang lebaran. Mirisnya, pembeli dan penjual tidak menerapkan jaga jarak sebagaimana imbauan pemerintah.
Ustaz Yusuf Mansur menanggapi kejadian tersebut. Ia meminta orang-orang untuk meningkatkan doa.
Seperti yang dituliskannya dalam unggahan Selasa (19/5/2020) di akun Instagram miliknya, @yusufmansurnew.
Dalam unggahan tersebut, Ustaz Yusuf Mansur mengunggah video liputan Metro TV yang memperlihatkan situasi Pasar Tanah Abang dimana pengunjung tidak menerapkan jaga jarak aman.
"Tinggal ngencengin doa...Bener-bener ngencengin doa," tulis Yusuf Mansur, seperti dikutip Suara.com.
Ia berharap agar semua orang di pasar yang berkerumun tetap diberi keselamatan.
"Doain semua pada selamet, bisa makan, bisa dapat rizki halal, bisa nyenengin keluarga dan anak-anak. Dan selamet dari Corona dll. Pasar-pasar hampir semua rame," ujar Ustaz Yusuf Mansur.
Pedakwah dan pimpinan pondok pesantren Daarul Quran ini juga meminta agar orang-orang memanjatkan doa untuk para petugas keamanan.
"Didoain juga buat semua petugas keamanan dan petugas medis. Doa. Doa. Doa. Met zikir sore," ucapnya.
Baca Juga: Tinggalkan Posisi Enak di Disney, Kevin Mayer Pilih Jadi Bos TikTok
Beberapa warganet juga menyayangkan terjadinya keramaian di pasar-pasar padahal masih dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kalau pasar bahan makanan mungkin masuk akal ya rame. Lha ini pasar baju. Lebaran gak pergi-pergi seperti dulu. Itu baju buat kemana sih, harus ya beli baju baru?" komentar @lina_q73.
"Iya bener pak ustad Yusuf Mansur alhamdulillah sepemikiran sama aku. Jadi bukan saling menyalahkan," komentar @evarofayatul.
Sementara warganet yang lain mengamini doa-doa yang dipanjatkan oleh Yusuf Mansur.
Untuk diketahui, Pasar Tanah Abang diprediksi semakin ramai menjelang lebaran dalam sepekan ke depan. Penjual dan pembeli berjubel di pasar Tanah Abang meski di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Para pedagang tetap berjualan layaknya pada hari-hari normal tanpa PSBB.
Berita Terkait
-
PKL Pasar Tanah Abang: Memang Pemerintah Mau Ganti Modal Dagangan Kami?
-
Warga Keluyuran saat PSBB, Satpol PP di Tanah Abang: Jangan Belanja Dulu
-
PKL Tetap Melapak saat PSBB, Kawasan Blok F Tanah Abang Diportal Petugas
-
Wanita Hina Istri Rasulullah, Ustaz Yusuf Mansur: Segera Ditindak!
-
Kewalahan Awasi Pedagang Tanah Abang, Camat Ngeluh Kurang Petugas Satpol PP
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng