Suara.com - Sopir berinisial SA (35) asal Tapung Hulu Kabupaten Kampar, Riau, diketahui reaktif hasil rapid test virus corona covid-19.
Kekinian, lelaki tersebut telah ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan dirawat di RSUD Teluk Kuantan. Dia dirawat mulai Senin (18/5) malam pukul 21.30 WIB.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuansing, dr Amelia Nasri mengatakan, lelaki tersebut merupakan pasien rujukan dari UPTD Puskesmas Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat.
Dia merupakan korban kecelakaan lalu lintas terjepit antara dua mobil, yang terjadi Senin sekitar pukul 14.00 WIB.
"Pasien ini mengalami sesak, dan dari pemeriksaan rontgen dada ditemukan cairan dan udara diruangan pleura paru," ujar dr Amelia Nasril melalui keterangan resmi kepada Riauonline.co.id, Rabu (20/5/2020).
Amel mengatakan, sekitar pukul 18.00 WIB tim medis sudah memasang slang di dada untuk mengeluarkan udara dan cairan yang terperangkap pada ruangan pleura paru-paru.
"Setelah slang terpasang sesak langsung berkurang," ujar Amel.
Pasien ini, terang Amel, memiliki riwayat bepergian keluar kota dan bekerja sebagai sopir.
Namun Dia tidak memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan tidak memiliki riwayat penyakit dahulu.
Baca Juga: Perawatnya Meninggal PDP Corona, Ini Pesan RS Royal Surabaya ke Masyarakat
"Hasil rapid test reaktif, pengambilan swab sudah dilakukan tadi pagi (Selasa,red)," katanya.
Berita Terkait
-
Perawatnya Meninggal PDP Corona, Ini Pesan RS Royal Surabaya ke Masyarakat
-
Doakan Perawat Ari, Khofifah: Moga Almarhumah dan Janinnya Masuk Surga
-
PDP Corona Bunuh Diri di RS Hermina, Belum Pastikan Kakek MR Berniat Kabur
-
Kakek PDP Corona Tewas Loncat dari Lantai 4 RS Hermina Langsung Dimakamkan
-
PDP Corona Tewas Terjun Bebas, RS Hermina Bingung Keluarga Mendadak Hilang
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap