Suara.com - Pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Teuku Faizasyah menyampaikan hingga saat ini sudah ada 839 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terpapar di luar negeri. Separuh dari angka itu dinyatakan telah sembuh.
Teuku mengatakan, dari jumlah tersebut masih ada 381 WNI yang menjalani perawatan. Sedangkan kabar dukanya terdapat 45 WNI meninggal dunia akibat Covid-19.
"Lima di antaranya mereka yang bekerja di kapal atau ABK," kata Teuku saat menyampaikan datanya kepada wartawan secara virtual, Rabu (20/5/2020).
Sementara itu, 182 WNI disampaikannya sudah kembali dari Pakistan pada 19 Mei 2020. Kepulangan mereka difasilitasi oleh KBRI di Islamabad.
Teuku menjelaskan 182 WNI itu terdiri dari 136 orang anggota jemaah tablig 17 mahasiswa, 13 santri dan 16 pelancong atau traveller.
182 WNI itu pulang ke tanah air sesuai dengan ketentuan pemerintah yakni menjalani pemeriksaan kesehatan dan memiliki surat kesehatan dari otoritas kesehatan di Pakistan.
Tidak cukup syarat itu saja, 182 WNI itu juga harus menjalani proses pemeriksaan lanjutan dan menjalani karantina selama 14 hari sebelum pulang ke daerah masing-masing.
Berita Terkait
-
China Menolak Disalahkan Terkait Pandemi Corona
-
Ada Perawat yang Meninggal Lagi di Surabaya, Suhartatik Punya Riwayat Asma
-
Orang Kesepian saat Pandemi, Marak Penipuan Jual Beli Anjing di Australia
-
Mitsubishi Akui Penjualan Mobil Mulai Terdampak Sejak Januari
-
Masker Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 75 Persen!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!