Suara.com - Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal, menegaskan, Sakeus (35 tahun) yang Kamis (21/5), ditemukan tergelak di sekitar MP 62 dipastikan ditembak kelompok bersenjata.
Dari laporan yang diterima terungkap korban ditemukan di sekitar jalan tambang PT Freeport Indonesia di Pos MP 62, Tembagapura, dengan luka tembak di bagian perut dan leher.
Insiden itu diketahui setelah personil gabungan di MP 60,2 melaporkan ke pos MP 60 melalui telepon yang mendengar bunyi rentetan senjata di MP 62.
Selain itu juga dikirim foto sesosok orang terkapar dibawa pos MP 62 yang berada di atas jalan tambang. Setelah mendapat laporan tersebut, anggota mendatangi TKP dan mengevakuasi ke RS Tembagapura.
Korban bukan karyawan PT Freeport Indonesia atau konsorsium perusahaan tambang, kata Kamal, yang mengakui, belum dapat dipastikan kelompok mana yang menembak itu.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Niat Berbuka Puasa, Bocah 4 Tahun Jadi Korban Penembakan, Kondisinya Kritis
-
Bunuh Adik dan Tembaki Masjid, Pria Norwegia Dituntut 21 Tahun Penjara
-
Masjid di Afghanistan Diserang, 7 Jemaah Tewas saat Buka Puasa
-
Muncul di Video Ciuman, Ayah Bunuh Dua Anak Gadisnya
-
Kronologi Oknum Polisi Tembak Istri dan Pria Selingkuhan di Rumah
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!