Suara.com - Jasad seorang pria asal Brazil, Valnir da Sailva, dibiarkan tergeletak selama 30 jam di jalan pemukiman kumuh di Rio de Janeiro.
Menyadur Channel News Asia, Jumat (22/5/2020), Silva diduga terjangkit virus corona dan meninggal pada Sabtu (16/5) lalu. Namun, pihak berwenang belum menyatakan secara resmi Silva merupakan korban Covid-19.
Menurut penuturan penduduk, sebelum meninggal Silva sempat mengeluh kesulitan bernapas. Beberapa orang pun memutuskan untuk memanggil ambulans.
Namun sayang, Silva meninggal sebelum ambulans tersebut datang. Beberapa penduduk mengira pria berusia 62 tahun ini telah terinfeksi virus corona.
Ambulans yang kemudian datang pada pukul 16.00 sore, tak mengangkut jenazah Silva. Pihak ambulans dalam keterangan mengatakan Silva meninggal karena serangan jantung dan penyakit lain yang tidak diketahui.
Pihak layanan ambulans kota menyatakan tidak bertanggung jawab untuk membawa jenazah Silva.
Mengetahui Silva masih tergeletak di jalanan, sang anak tiri, Marcos Vinicius Andrade sa Silva pada Minggu (17/5), segera mengontak otoritas terkait untuk mengambil jasad ayahnya.
Marcos mencoba meminta bantuan pihak kepolisian, namun pihak polisi menyebut mereka hanya bisa mengambil mayat yang terkait kasus kriminal.
Sempat mengalami kesulitan, Marcos berhasil mengambil alih jasad sang ayah pada sore harinya melalui bantuan tim pemakaman.
Baca Juga: Rayakan Penutupan PSBB, Pemkot Tegal akan Gelar Pesta Kembang Api
"Kami sangat lega bahwa mereka telah membawa (jenazah Silva) pergi, tetapi juga merasa sangat sedih atas apa yang terjadi," ujar Marcos.
Silva kemudian dimakamkan pada Senin (18/5). Upacara pemakaman Silva hanya dihadiri oleh empat orang, termasuk Marcos dan ibunya.
Virus corona belakangan telah menelan banyak korban jiwa di Rio de Janeiro, terutama di lingkungan miskin.
Menurut data dari Worldometers, Brazil mencatat total kasus infeksi virus corona menyentuh angka 310.921 dengan 20.082 kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan