Suara.com - Momen mengharukan seorang Nenek di Thailand ingin mencari HP untuk sang cucu agar bisa belajar dari rumah. Dengan uang yang pas-pasan, sang nenek berusaha memenuhi kebutuhan sang cucu agar bisa tetap belajar di tengah lockdown Thailand.
Dialihbahasakan dari World of Buzz, Sabtu (23/5/2020), akun Facebook Jatupol Boriboon membagikan potret sang nenek saat sedang mencari HP dengan harga miring. Ketika salah seorang penjaga toko menghampirinya, ia menanyakan HP dengan harga murah.
"Apakah anda memiliki HP yang harganya kurang dari 2000 baht (sekitar Rp 900 ribu)?" kata si nenek.
Kepada si penjaga toko, sang nenek menjelaskan ia membrlutuhkan HP agar sang anak bisa mengikuti kelas online. Si penjaga toko merekomendasikan agar si nenek mencari HP dengan harga diskon.
Namun, untuk bisa mengakses kelas online si nenek masih harus berlanganan paket internet bulanan. Wajah si nenek tampak kebingungan.
Belum diketahui apakah sang nenek berhasil membeli HP dengan harga yang sesuai pada hari itu atau tidak.
Kejadian nenek tersebut menjadi pengingat bahwa tidak semua orang mampu dan memiliki keuangan yang cukup. Pemilik akun mengingatkan agar setiap orang lebih banyak bersyukur atas apa yang telah dimiliki.
"Pembelajaran online adalah hal baik, tapi bagi anak-anak dari keluarga miskin itu adalah hak yang istimewa. Sebagian besar siswa sekolah dasar tak memiliki HP dan sekarang mereka harus memiliki kelas online sehingga membebani orang tua," ungkapnya.
Baca Juga: Selain Membludak di Pasar, Ramayana Kramat Jati Juga Diserbu Warga
Berita Terkait
-
Dokter Klaim Lebih Banyak Pencobaan Bunuh Diri Selama Lockdown Covid-19
-
PB IDI Sebut Pemberlakuan New Normal Lebih Efektif Ketimbang Lockdown
-
Thailand Akan Perpanjang Masa Darurat Corona Hingga Akhir Juni
-
Demi Bertemu Kekasih, Perempuan Ini Nekat Langgar Lockdown
-
Lockdown, Miley Cyrus Ubah Gaya Rambut, Begini Penampakannya
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL