Suara.com - Sejumlah komunitas Warga Muslim di beberapa desa yang berada di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku sudah merayakan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah sejak Jumat (22/5/2020) dan Sabtu (23/5/2020).
Dari informasi yang diperoleh Antara, warga Muslim di sejumlah desa kawasan Kecamatan Siritaun Wida Timur dan Kian Darat telah menggelar Shalat Id 1 Syawal 1441 Hijriah sejak Jumat (22/5/2020) dan Sabtu (23/5/2020).
Begitu pun warga Muslim di beberapa desa di Kecamatan Pulau Gorom juga telah menggelar Salat Id di masjid masing-masing pada Jumat (22/5/2020).
Sedangkan, warga Muslim enam desa di Kecamatan Siritaun yakni Aruan, Gaur, Salagor Air, Nama, Keta, Liantasik, serta warga desa Watu Watu, Kecamatan Kian Darat, serta Kampung Gorom, Densel dan Silohan di Kecamatan Bula telah menggelar Shalat Id di masjid masing-masing pada Sabtu (23/5/2020).
Sementara di Pulau Gorom, lebih dari lima kampung yang sudah menggelar Shalat Id pada Sabtu ini, antara lain Dai, Samboru, Kinali dan Arewan. Namun sebagian besar masyarakat di pulau berpenduduk terpadat di Kabupaten SBT tersebut merayakan Idulfitri pada Sabtu.
Begitu juga warga Muslim di 23 desa di Kecamatan Gorom yang ditandai dengan pelaksanaan Salat Id berjamaah di masjid-masjid setempat sekitar pukul 07.00 WIT.
Sedangkan, Warga Muslim di Kota Bula, ibu kota kabupaten SBT baru akan melaksanakan Shalat Id pada Minggu (24/5) pagi, karena lebih memilih mengikuti keputusan pemerintah.
Kapolres SBT AKBP Andre Sukendar membenarkan, jika sebagian besar Warga Muslim di kabupaten tersebut telah melaksanakan Salat Id sejak Jumat (22/5/2020) maupun Sabtu (23/5/2020) dan sisanya baru akan melaksanakannya pada Minggu (24/5/2020) pagi.
"Secara umum Shalat id di desa-desa yang telah melaksanakannya sejak Jumat (22/5) berjalan lancar, dan tidak ada pawai keliling pada malam takbiran menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1441 H," katanya. (Antara)
Baca Juga: Jemaah Salafiyah di Magetan Gelar Salat Id Lebih Awal Sehari
Berita Terkait
-
Jemaah Salafiyah di Magetan Gelar Salat Id Lebih Awal Sehari
-
Dipastikan Tidak Mudik, Presiden Jokowi akan Berlebaran di Istana Bogor
-
Sehari Lebih Cepat, Jemaah Surau Lubuak Landua Rayakan Idulfitri 1441 H
-
Rayakan Idulfitri Duluan, Ponpes Mahfilud Dluror Jember Gelar Salat Id
-
Bupati Kena Tegur Ombudsman, Salat Id di Alun-alun Karanganyar Dibatalkan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal