Suara.com - Politikus senior Amien Rais mengkritik istilah new normal yang baru-baru ini digaungkan sebagai skenario baru dalam menghadapi pandemi virus corona.
Menurut Amien Rais, istilah new normal salah arah. Istilah tersebut merupakan pengelabuan yang menyesatkan.
Pendapat tersebut disampaikan Amien Rais melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @amienraisofficial, Minggu (24/5/2020).
Secara gamblang, mantan Ketua MPR RI tersebut mengajak publik untuk tidak memakai istilah new normal.
"Saudara-saudara, jangan dipakai lagi ini (istilah new normal). Ini bisa mengelabui kita sendiri, dikarenakan apapun dianggap normal," ujar Amien Rais, seperti dikutip Suara.com, Senin (25/5).
Dia menerangkan bahwa keadaan bisa dikatakan normal apabila ada norma-norma, pelaporan reguler atau rujukan. Tapi, ia menilai berbeda dengan situasi kali ini.
"Nah, kalau di negara kita ini saya paham. Para petinggi ingin ini new normal setelah virus agak mereda yaitu pegawai negeri tetap pakai masker, tetap jaga jarak ada waktunya di rumah dan waktunya di kantor, dan sebagainya. Kalau semua itu masih oke," imbuhnya.
Tapi, kata Amien Rais, istilah new normal tidak bisa digeneralasasi dalam menghadapi semua kasus.
Ia mengatakan, "Kalau pengangguran meluas dianggap new normal, kerusuhan di setiap daerah karena kelaparan juga disebut new normal, atau menambah utang juga dipandang new normal, ekonomi hancur new normal, saya kira itu sudah kebablasan".
Baca Juga: Efek di Rumah Aja, Istri Rizal Armada Hamil Anak Kedua
Maka dari itu, ia meminta publik untuk lebih bersikap cerdas. Pasalnya, pandemi virus corona ini bukanlah perkara mudah.
"Jadi marilah kita jadi bangsa yang cerdas, para pemimpin juga harus lebih cerdas lagi, maaf ya. Karena kita ini betul-betul dan situasi yang sangat berat. New normal yang sangat tidak normal," kata Amien Rais.
Amien Rais Ungkap Ramalan
Tak cukup sampai di situ, Amien Rais lantas mengungkap subuah prediksi mengenai keadaan bumi di tengah abad 21, berdasarkan referensi yang dibacanya.
Ia menuturkan, "Saya baca itu, paruh kedua abad ini kemungkinan naiknya air laut itu bukan lagi satu inci, satu digit 10 tahun, tapi mungkin satu kaki 12 inci dalam satu digit.
Selain itu, kata Amien Rais, meski air laut naik kemungkinan sungai akan mengering, begitu juga dengan tanah tak bisa ditanami tumbuhan.
Tag
Berita Terkait
-
Mengapa Ada Masyarakat yang Masih Melanggar PSBB? Ahli Jiwa Ungkap Fakta
-
Panduan New Normal Indonesia dari Menkes Terawan Bukan Barang Baru
-
Marak Pelanggaran PSBB, New Normal Indonesia Bisa Gagal Diterapkan
-
DPR Minta Tak Ada 'New Normal' Untuk Rumah Ibadah di Zona Merah
-
Panduan New Normal Tempat Kerja dari Kemenkes, dari Lembur hingga Makanan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas