Suara.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID -19 Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah, menyebutkan ada 114 pasien COVID-19 yang sembuh di daerah itu.
"Pasien positif (metode PCR) memang terus bertambah menjadi 315 orang. Tapi ada pasien sembuh 114 orang," ujarnya di Medan, Selasa (26/5).
Pasien sembuh itu berasal dari berbagai rumah sakit dan beberapa daerah di Sumut.
Meski jumlah pasien sembuh bertambah, tetapi bukan berarti tanda bagus karena jumlah pasien positif bertambah.
Pasien positif bertambah menjadi 315 orang dengan jumlah meninggal dunia 34 orang.
Sebelumnya jumlah pasien positif COVID-19 sebanyak 311 orang
Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sedikit turun atau tinggal 175 orang
Sementara jumlah orang dalam pengawasan (ODP) naik menjadi 462 orang dari sebelumnya 458 orang.
"Masyarakat diharapkan tetap waspada agar terhindar dari COVID-19," ujar Aries yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut.
Baca Juga: Geger! Pendamping Desa di Sumut Hina Habib Bahar Sampah Tikus
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Lebaran Kedua, Warga Positif Corona di Kota Surabaya Bertambah 120 Orang
-
Pasien Covid-19 Tak Lagi Menular Usai Hari ke-11, Studi Ini Ungkap Faktanya
-
Kabar Duka, Perawat Asal Indonesia di Kuwait Meninggal karena COVID-19
-
Sejak 2 Bulan Terakhir, Warga Positif Covid-19 di Sumsel Tercatat 821Kasus
-
38 WNI di Depo Imigrasi Malaysia Positif Terjangkit Virus Corona
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon