Suara.com - Isi wawancara Siti Fadilah Supari dengan Deddy Corbuzier mendapat atensi publik. Salah satunya terkait ucapan Siti Fadilah yang mengklaim dirinya satu-satunya orang di dunia yang berhasil menyetop pandemi sebelum akhirnya ia malah dipenjara.
Kronologi wawancara Siti Fadilah dengan Deddy Corbuzier
Awalnya, Deddy Corbuzier dihubungi oleh Siti Fadilah. Mantan Menkes itu meminta bertemu lantaran khawatir tidak tahu usianya sampai kapan.
Hal ini diungkapkan Deddy dalam unggahan di akun Instagram dan video di kanal Youtubenya, Kamis (21/5/2020).
BACA JUGA: 4 Aturan yang Dilanggar Deddy Corbuzier saat Wawancarai Siti Fadilah Supari
"Telepon saya berdering. Halo pak Deddy saya ibu Siti Fadilah, iya pak. Yang dituduh korupsi tapi tak ada bukti itu pak. Yang pernah melawan dunia untuk Indonesia," tulis Deddy dalam akun media sosialnya.
Deddy menceritakan bagaimana Siti Fadilah mengabarkan bahwa ia jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit.
"Saya hari ini dipindahkan dari penjara ke rumah sakit karena saya jatuh sakit. Entah usia saya sampai kapan. Saya bebas 4 bulan lagi. Tapi saya takut kalau saja gak sampai sana usia saya. Bolehkah Pak Deddy jenguk saya dan saya ingin membagi cerita saya Pak," ujar Deddy menirukan.
Mendapat kabar seperti itu, Deddy diam tak percaya. Bahkan, Siti merasa hanya dapat menyampaikan satu hal ini kepada Deddy saja.
Baca Juga: Dimarahi saat Mau Hubungan Badan, Wanita Bakar Selingkuhan Hidup-hidup
BACA JUGA: Blak-blakan Siti Fadilah, Ini Keganjilan 'Ramalan' Corona Bill Gates
"Boleh ya Pak. Tolong saya ceritakan kisah sebenarnya pada rakyat kita..Saya hanya percaya pada pak Deddy tuk ini," ucap Siti, seperti diceritakan Deddy.
Pembawa acara sekaligus Youtuber ini kemudian memutuskan untuk langsung pergi ke rumah sakit dan bertemu dengan Siti Fadilah.
"Saya pun bergegas tanpa berpikir, menghampiri beliau. Saat malam ketika suara hujan masih menggerutu. Berpikir tanpa waktu. Menuju Rumah sakit," kata Deddy.
Setibanya di rumah sakit, Deddy disambut Siti Fadilah dengan senyuman.
Siti langsung berkata, "Saya tidak korupsi pak. Saya mati untuk bangsa. Saya lah satu-satunya orang di dunia saat itu yang berhasil menyetop pandemi. Dan saya sekarang di penjara."
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Geram Harta Kekayaannya Ditelanjangi, Inul Daratista Ngamuk dan Ancam Lapor Polisi
-
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Mulan Jameela Santai Ngaku Diselingkuhi, Respons Ahmad Dhani Bikin Geleng Kepala: Gue Keren
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!
-
ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs
-
2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi