Suara.com - Pengacara Eggi Sudjana mengalami luka-luka setelah mobil Pajero Sport yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal.
Insiden itu terjadi saat Eggi Sudjana melintas di Jalan Raya Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (26/5/2020) siang. Mobil Mitsubishi Pajero Sport berpelat nomor F 1587 IJ yang dikendarai oleh Eggi itu oleng hingga menabrak pembatas jalan.
"Mobil lalu oleng ke kanan, lalu menabrak median pemisah jalan," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/5/2020).
Dari hasil penyelidikan sementara, kata Fadli, kecelakaan tersebut lantaran Eggi mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi saat sedang mengemudi.
"Pengemudi mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya," kata dia.
Terpisah, pengacara Eggi, Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa Eggi mengendari mobil seorang diri sedianya ingin menghadiri pertemuan sebuah organisasi.
Hendarsam mengatakan bahwa biasanya Eggi diantar oleh sopirnya namun ketika itu yang bersangkutan kebetulan sedang tidak masuk kerja.
Hendarsam lantas mengklaim bahwa Eggi mengantuk saat berkendara lantaran kurang istirahat sebab menurutnya kliennya itu biasa melaksanakan ibadah solat malam.
Adapun kini menurut Hendarsam kondisi Eggi dalam keadaan membaik. Eggi pun kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Cibinong.
Baca Juga: Virus Corona di Jawa Timur Naik, Begini Kata Kepala Gugus Tugas
"Kondisi beliau saat ini overall alhamdulillah baik, jadi ada luka robek di pelipis kanan ada 7 jahitan, tangan keseleo mungkin nahan stir, beberapa cedera kecil, Info terbaru pagi ini telapak kaki bang Eggi patah," kata Hendarsam.
Berita Terkait
-
Hilang Kendali hingga Tabrak Pembatas Jalan, Eggi Sudjana Kecelakaan
-
Ugal-ugalan sambil Mabuk, Sopir Agya Tabrakan Beruntun di TPU Tanah Kusir
-
Bajaj Versus Busway di Pademangan, Ini Klarifikasi TransJakarta
-
Satu Tewas, Kecelakaan Maut Bajaj Vs Bus TransJakarta Akibat Rem Blong
-
Kecelakaan Maut Bajaj Vs Bus TransJakarta, Penumpang Tewas, Satu Luka-luka
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT